Diminta DPR Perhatikan Harga Ayam yang Anjlok, Ini Kata Menko Darmin

Kompas.com - 25/06/2019, 17:00 WIB
Peternak ayam di Sumedang, Jawa Barat mengeluhkan anjloknya harga jual ayam potong di tingkat peternak, Senin (25/2/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.com/AAM AMINULLAHPeternak ayam di Sumedang, Jawa Barat mengeluhkan anjloknya harga jual ayam potong di tingkat peternak, Senin (25/2/2019). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Gerindra Bambang Haryo meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution untuk memerhatikan harga ayam potong yang anjlok di beberapa daerah di Jawa.

Bambang yang juga merupakan anggota Badan Anggaran DPR RI pun mengaku menemukan kasus kartel penjualan ayam yang dijual Rp 7.000 dari peternak, namun di pasar dijual dengan harga Rp 29.000.

"Saya tadi sampaikan ke WA Bapak ada harga pangan ayam, dari peternak Rp 7.000 diterima, tapi dijual di pasar dengan harga Rp 29.000, jadi kartel pangan itu harus dihilangkan semua Pak," kata Bambang ketika rapat kerja dengan empat Kementerian Koordinator di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Harga Ayam Ras Anjlok, Peternak Menjerit

Menanggapi hal tersebut, Darmin menilai wajar harga ayam yang anjlok. Sebab, hal serupa juga terjadi untuk beberapa komoditas lain seperti cabai.

Namun, dia menjamin peristiwa anjloknya harga komoditas tertentu tidak akan berlarut-larut.

"Artinya ini tentu ada macam-macam pedagang yang inginnya banyak. Tapi ya dia tidak bisa melakukan itu terus-menerus, ada sekali waktu," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Mengapa Tapering Bank Sentral AS Diwaspadai Banyak Negara?

Whats New
Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Investasi Ratusan Triliun untuk Mobil Listrik akan Datang ke Indonesia

Whats New
Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Di Tengah Pandemi, Industri Furnitur Lokal Perluas Jangkauan Produk

Rilis
Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Kewirausahaan Adalah: Pengertian, Tujuan, dan Ciri-cirinya

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Awal Pekan, Net Sell Asing Rp 361,47 Miliar

Whats New
Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Kemenkop UKM Siapkan Skema Baru Pencairan BLT untuk UMKM

Whats New
Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Ada Gangguan Jaringan Internet Telkom, BKN Jadwal Ulang Pelaksanaan SKD CPNS

Whats New
Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Coba Penerbangan Perdana Super Air Jet Jakarta-Palembang, Seperti Apa Rasanya?

Whats New
Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Bank Mandiri Bakal Terbitkan Kartu Kredit Khusus UKM

Rilis
Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Banggar DPR Usulkan 40 Persen DAK Fisik Dialokasikan untuk Anggaran Ketahanan Pangan

Whats New
Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Target Banggar DPR: 3 Tahun ke Depan Indonesia Bisa Swasembada Beras hingga Daging

Whats New
Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Kementerian ATR/BPN Dorong Legalisasi Aset di Pulau Terluar RI

Whats New
Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Perilaku Belanja Rumah Tangga Bergeser Selama Pandemi, Penjualan Furnitur Mulai Bangkit

Whats New
Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Apakah BLT UMKM Akan Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkop UKM

Whats New
Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Indihome Gangguan Hari Ini, Apa Pelanggan Dapat Kompensasi?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.