Puluhan Pengusaha China Pamerkan Produk Industri di Indonesia

Kompas.com - 11/07/2019, 19:29 WIB
Ilustrasi Industri 4.0 SHUTTERSTOCKIlustrasi Industri 4.0

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan pengusaha asal China memamerkan produk-produk dan teknologi di Indonesia. Para pengusaha tersebut berasal antara lain dari Shanghai, Anhui, dan Ningbo.

Mereka berkumpul di pameran China Technical Equipment and Commodities yang diselenggarakan oleh Donghao Lansheng (Group) Shanghai International Trade Promotion Co, Ltd (ITPC). China Technical Equipment and Commodities 2019 digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada 11-13 Juli 2019.

Pameran ini diikuti oleh 90 peserta pameran yang menampilkan berbagai jenis produk dari Shanghai dan daerah sekitarnya, seperti Anhui dan Ningbo.

"Seluruh peserta pameran menghadirkan gambaran yang jelas dan menampilkan industri progresif yang berkembang di kawasan pesisir China. Pameran ini juga akan memberi kesempatan yang baik untuk saling berkomunikasi antara pengusaha dari kedua negara sekaligus meningkatkan kerja sama yang saling menguntungkan," kata Richard Tan, Wakil Sekjen Lembaga Indonesia Tiongkok dalam keterangannya, Kamis (11/7/2019).

Baca juga: Pengusaha, Pakai Cara ini agar Produk Diburu Pembeli

Melalui pameran ini, pelaku industri di Indonesia dapat memperluas strategi bisnis dan membangun kompetensi yang lebih besar. Sebab, imbuh Richard, teknologi yang dibawa para pengusaha China tersebut adalah produk-produk yang sangat diminati masyarakat Indonesia.

Pameran yang telah berlangsung tahunan ini membuat para pengusaha China tidak hanya mengerti lingkungan serta keadaan investasi perdagangan di Indonesia, mereka juga bisa berhubungan langsung dengan pengusaha Indonesia guna mempelajari kebutuhan yang diperlukan oleh pasar Indonesia.

Beragam jenis produk yang dipamerkan meliputi bahan bangunan, peralatan elektromekanis, peralatan mekanik, bahan baru, energi baru, mesin perlindungan lingkungan, logam ukuran kecil dan menengah, hand tools, dan hardware.

Baca juga: Pengusaha Yakin Pembangunan Infrastruktur Bisa Turunkan Biaya Logistik

Ada juga bahan kemasan untuk makanan, solar photovoltaic products, lighting lamps, pengobatan tradisional China, peralatan dan perhiasan rumah tangga, peralatan perawatan kesehatan bagi keluarga, dan produk sehari-hari.

Beragam produk lainnya juga dipamerkan dalam acara ini seperti home textile, alat tulis kantor, produk olahraga, kerajinan tangan, buah olahan, sayuran dan jamur, minuman non-alkohol, dan teknologi pertanian.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.