Proyek-proyek Pembangunan Infrastruktur Gas yang di Garap PGN

Kompas.com - 28/08/2019, 15:15 WIB
PGN membagi penugasan khusus untuk pengendalian infrastruktur gas dan niaga di tiga wilayah. Dok. PGNPGN membagi penugasan khusus untuk pengendalian infrastruktur gas dan niaga di tiga wilayah.

KOMPAS.com - Sekretaris PT Perusahaan Gas Negara Tbk. ( PGN Rachmat Hutama mengatakan, pembangunan berbagai infrastruktur gas masih menjadi prioritas utama PGN. Apalagi kini kebutuhan energi yang lebih efisien di berbagai wilayah di Indonesia semakin besar.

“Pembangunan diperlukan terutama untuk daerah-daerah yang selama ini belum terjamah gas bumi dan memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk pengembangan sektor kelistrikan, industri, transportasi, dan rumah tangga,” kata Rachmat Hutama di Jakarta seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/8/2019).

Perlu diketahui, saat ini PGN sedang menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur baru untuk memperluas penggunaan gas bumi buat mendorong sentra-sentra ekonomi baru di seluruh wilayah di Indonesia.

Salah satunya adalah proyek Duri-Dumai tahap II sepanjang 67 kilometer (km). Diharapkan kehadiran jaringan pipa gas berukuran 24 inchi ini akan dapat menyalurkan gas untuk memenuhi kebutuhan Refinery Unit (RU II) Dumai.

Baca juga: PGN Berkomitmen Bantu Negara Kurangi Konsumsi Minyak Bumi, Caranya?

Selain itu, PGN sedang merencanakan pengembangan pipa distribusi Dumai sepanjang 56 km untuk melayani kebutuhan industri, komersial dan rumah tangga di wilayah Dumai, Pekanbaru dan sekitarnya.

Di Jawa Tengah, PGN sedang membangun proyek pipa gas Gresik-Semarang sejauh 267 km yang akan mengalirkan gas dari blok migas Jambaran Tiung Biru.

Selain mengalirkan gas ke PLTGU Tambak Lorok milik PLN, kehadiran jaringan pipa gas berukuran 28 inchi ini juga akan dapat menyalurkan gas untuk industri di wilayah Jawa Tengah.

Aktivitas para pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)Dok. Humas PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN Aktivitas para pekerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)
Selanjutnya, sampai tahun 2021 mendatang PGN akan membangun pipa distribusi jalur Semarang–Kendal–Ungaran sepanjang 96 km dengan pipa berukuran 4 inchi–16 inchi

"Jaringan pipa gas ini akan menjamin wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya mendapatkan pasokan gas secara berkelanjutan. Infrastruktur ini juga dapat mendukung berkembangnya sentra industri baru di Jawa tengah sejalan dengan pembangunan tol Trans Jawa," jelas Rachmat.

Rachmat menyatakan bahwa ke depan koneksi infrastruktur gas bumi trans Jawa diharapkan akan tersambung sampai Jawa Barat dan Sumatera. Dengan begitu akan meningkatkan kehandalan pasokan serta perluasan pasar gas bumi untuk utilisasi gas bumi domestik.

Sementara itu, di Jawa Timur, saat ini PGN tengah membangun fasilitas LNG Terminal dengan kapasitas 40 Billion British Thermal Unit Day (BBTUD). Tujuan dari pembangunan ini adalah untuk meningkatkan realibility dan sustainability pasokan gas bumi yang mengalami kendala karena kondisi sumur gas yang ada.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X