Ingin Resign? Pertimbangkan 4 Hal Ini Dulu

Kompas.com - 03/09/2019, 14:08 WIB
Ilustrasi resign. SHUTTERSTOCKIlustrasi resign.

NEW YORK, KOMPAS.com - Mengundurkan diri alias resign dari pekerjaan bukan hal yang dilakukan secara terburu-buru.

Selain harus ada pemberitahuan dalam jangka waktu yang cukup kepada perusahaan, Anda pun harus memikirkannya secara matang-matang. Sehingga, jangan sampai resign malah menjadi beban baru dalam hidup Anda.

Dilansir dari Forbes, Senin (2/9/2019), setidaknya ada 4 hal yang harus Anda perhatikan sebelum Anda resign dari pekerjaan.

1. Miliki alasan yang jelas

Sebelum resign, Anda harus ketahui dan pahami apa yang membuat Anda sampai pada keputusan tersebut. Penting bagi Anda untuk mengidentifikasi semua faktor yang memengaruhi keputusan itu.

Biasanya ada beberapa alasan, sehingga jangan batasi diri dengan hanya mengerucutkan pada satu alasan.

Begitu Anda telah mengetahui alasan Anda ingin resign, akan menjadi lebih mudah bagi Anda untuk memutuskan apa yang ingin Anda lakukan selanjutnya, serta apakah resign menjadi keputusan yang tepat.

Akan tetapi, jujurlah pula pada diri sendiri, sebab resign bukan keputusan yang patut dianggap enteng. Tawarkan banyak opsi pada diri sendiri dan pastikan Anda memiliki banyak informasi terkait keputusan itu.

Baca juga: Studi: Karier Mandek, 2 dari 5 Pegawai di Singapura Putuskan Resign

Misalnya, buatlah daftar pro dan kontra atau suka atau tidak suka terkait keputusan untuk resign.

Jangan ragu juga untuk berbicara dengan orang yang Anda anggap sebagai mentor atau rekan kerja yang baru-baru ini resign untuk memperoleh opini dan saran.

2. Rencanakan langkah ke depan

Anda pun harus memiliki rencana terkait apa yang akan Anda lakukan setelah resign. Sebab, resign bukan satu-satunya solusi atas permasalahan yang Anda hadapi di kantor.

Beberapa alasan umum resign adalah lingkungan kerja yang 'beracun,' atasan yang menyebalkan, karier mandek, tidak memperoleh kenaikan pangkat, hingga gaji yang stagnan.

Selain dari alasan-alasan itu, pasti ada solusi dari permasalahan Anda di kantor yang tak perlu diakhiri dengan resign.

Apabila merasa karier Anda mandek namun bahagia dengan lingkungan kerja, carilah opsi seperti mutasi ke departemen lainnya. Bicarakan dengan atasan mengenai kondisi ini.

Kalau Anda tak membicarakannya, maka atasan tidak akan mengetahui apa yang dialami dan dirasakan pegawainya.

Baca juga: Ini 5 Alasan Banyak Karyawan Memilih Resign

3. Kerjakan PR Anda

Ketika sudah memiliki rencana, jangan lupa pikirkan apa yang harus Anda lakukan untuk membuatnya menjadi nyata.

Keahlian dan keterampilan apa yang akan Anda pelajari? Apakah ada pelatihan atau seminar yang bisa Anda ikuti untuk mengembangkan keahlian itu?

Kemudian, apakah posisi baru Anda membutuhkan sertifikasi atau pendidikan lanjutan? Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk hal-hal itu?

Menemukan jawaban atas semua pertanyaan itu adalah bagian dari memastikan bahwa Anda memikirkan keputusan untuk resign secara masak-masak.

4. Cek kondisi keuangan

Jangan resign sampai Anda bisa mengelola keuangan dengan baik. Jika Anda resign tanpa ada persiapan pekerjaan baru, maka akan ada dampak keuangan yang signifikan.

Tidak ada jaminan Anda akan cepat memperoleh pekerjaan baru. Anda harus mempersiapkan diri dengan memiliki cukup tabungan untuk menghidupi diris sendiri tanpa penghasilan selama setidaknya tiga hingga enam bulan.

Kekhawatiran tentang kondisi keuangan hanya akan bikin Anda tambah pusing. Oleh karena itu, kalau tidak mendesak, jangan langsung memutuskan untuk resign.

Lebih baik tetap pada pekerjaan saat ini untuk memperoleh keamanan finansial sambil mencari pekerjaan baru.

Baca juga: Riset Ungkap 8 Alasan Pegawai Resign dari Pekerjaan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X