Gelar Trade Expo Indonesia, Kemendag Targetkan Transaksi Naik 15 Persen

Kompas.com - 18/09/2019, 16:54 WIB
Prescon Trade Expo Indonesia 2019 KOMPAS.com/RINA AYU LARASATIPrescon Trade Expo Indonesia 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Kemendag menargetkan transaksi di Trade Expo Indonesia ( TEI) 2019 mencapai 1,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 23,8 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS). Angka ini naik 15 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 1,5 miliar dollar AS (Rp 21 triliun).

Acara pameran dagang internasional terbesar se Indonesia ini akan digelar pada 16—20 Oktober 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten.

“Kami harapkan untuk transaksi barang di TEI 2019 naik 10-15 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Dody Edward usai menghadiri Pertemuan Teknis TEI di Jakarta, Rabu (18/09/2019)

Presiden Joko Widodo rencananya membuka acara yang akan menempati area seluas 24.732 m2 dengan jumlah peserta mencapai 1.250 orang.

Baca juga: Kemendag : Daging Impor Wajib Penuhi Persyaratan Halal

Pameran ini akan menampilkan barang-barang berkualitas ekspor sekaligus menjadi tempat untuk Indonesia menunjukan produksi buatannya ke pasar global.

“Fasilitas yang disiapkan dalam TEI ke-34 ini lebih baik dari sebelumnya. Tampilan dan zonasi produk akan tertata lebih baik dan sesuai standar pameran internasional, begitu juga dengan kenyamanan bertransaksi dan bernegosiasi,” sebut Dody.

Dody menyebutkan, TEI 2019 juga akan menyuguhkan berbagai kegiatan pendukung. Seperti, Forum Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi (Trade, Tourism and Investment/TTI Forum), yang terdiri dari berbagai kegiatan.

Kegiatan tersebut antara lain seminar, lokakarya, temu wicara, diskusi regional, kompetisi ekspor perusahaan rintisan, dan konseling bisnis.

Untuk menjaring buyer asing, Kemendag telah berkoordinasi dengan 132 kantor perwakilan Indonesia di luar negeri, 23 atase perdagangan, 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia, Duta Besar World Trade Organization (WTO), serta Konsul Perdagangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X