Fintech Tokomodal Kantongi Izin dari OJK

Kompas.com - 19/09/2019, 13:03 WIB
Ilustrasi fintech, kredit. SHUTTERSTOCK/JoyseulayIlustrasi fintech, kredit.

JAKARTA, KOMPAS.com - Fintech peer to peer lending Tokomodal yang dikelola PT Toko Modal Mitra Usaha menjadi satu dari tujuh fintech lending yang telah menyandang status berizin dari Otoritas Jasa Keuangan ( OJK).

Dengan izin tersebut, Tokomodal yakin penyaluran pinjaman bakal makin kencang.

Co-founder Tokomodal Chris Antonius menyebut, setelah didirikan pada tahun 2017 lalu, Tokomodal resmi menyandang status sebagai fintech peer to peer lending berizin OJK sejak Mei tahun ini.

"Dengan menyandang status ini, Tokomodal makin percaya diri untuk menjalankan bisnis pinjam meminjam yang membantu pengusaha UMKM pemilik toko yang tergabung dalam Outlet Binaan Alfamart (OBA)," sebut Chris dalam pernyataannya, Kamis (19/9/2019).

Sementara soal peluang untuk melakukan penetrasi, ia menilai potensinya masih sangat besar. Jumlah OBA saat ini saja mencapai sekitar 40.000 warung.

Baca juga: Fintech P2P Lending Tokomodal Targetkan Pembiayaan Rp 1 Triliun

Dari jumlah ini, baru sekitar 10.000 OBA yang sudah menjadi peminjam di Tokomodal.

"Sampai akhir tahun ini kami targetkan bisa melayani 20.000 OBA. Di sisi lain, kami yakin jumlah OBA juga akan terus bertambah," sebut Chris.

Optimismenya pun terdorong berkat jumlah transaksi di Tokomodal cukup besar, di mana per kuartal rata-rata ada 100.000 transaksi pinjaman OBA di platform Tokomodal.

Sedangkan dari sisi nilai pinjaman, hingga kuartal II 2019nilai pinjaman yang sudah dialirkan Tokomodal ke pemilik warung OBA menyentuh Rp 150 miliar. Untuk satu OBA, bunga yang diberikan adalah sebesar 0,5 persen per minggu.

“Selama promosi, jika mereka bisa bayar di bawah tujuh hari, bunganya nol persen. Mereka juga tidak dikenakan biaya administrasi,” ujarnya.

Baca juga: Bank dan Fintech Bersinergi, BI Yakin Inklusi Keuangan Bisa 75 Persen

Menurut Chris, pihaknya pun berhasil mencetak tingkat keberhasilan pengembalian pada hari ke-90 (TKB 90) sempurna di angka 100 persen. Hal ini didukung oleh mitigasi risiko yang ketat sedari awal sebuah OBA mengajukan pinjaman.

Presiden Direktur Tokomodal, Aidil Fathany menambahkan, untuk saat ini pihaknya masih berfokus untuk menggarap kalangan OBA dalam menyalurkan pinjaman.

"Kami fokus membantu OBA untuk menaikkan daya saing mereka," kata dia.

Selain memberikan kemudahan untuk mendapatkan pendanaan, Aidil menuturkan, pihaknya pun bekerja sama dengan Alfamikro untuk meningkatkan kemampuan para pemilik warung ini, seperti pelatihan manajemen keuangan dan pengelolaan stok barang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X