Siapa Bilang Lahan Gambut Hanya Hasilkan Kabut Asap, Ini Buktinya…

Kompas.com - 22/09/2019, 12:42 WIB
Kopi nusantara dipamerkan dalam Rembug Kopi di gedung SMESCO, Jakarta, 20-22 September 2019. Kopi-kopi tersebut dikemas dalam ukuran kecil dibandrol Rp 10.000/ sachet KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDIKopi nusantara dipamerkan dalam Rembug Kopi di gedung SMESCO, Jakarta, 20-22 September 2019. Kopi-kopi tersebut dikemas dalam ukuran kecil dibandrol Rp 10.000/ sachet

Saat Rembug Kopi di gedung SMESCO, Jakarta, Dwi juga menawarkan kopi Robusta Meratus Aranio Banjar.

Berbeda dengan Liberika Bati-bati, Aranio Banjar merupakan kopi yang ditanam di kawasan perbukitan di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

" Kopi Robusta Aranio ditanam di kawasan perbukitan," ujar Dwi.

Selama ini, Aranio terkenal dengan kawasan wisata bukit Matang Kaladan di Desa Tiwinganlama. Perbukitan yang menawarkan keindahan pemandangan dan pengalaman menikmati matahari terbit itu ternyata juga menjadi lahan subur tumbuhnya Kopi Banjar.

Jejaring bisnis

Besarnya potensi kopi di Indonesia mendorong Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Rembug Kopi.

Gelaran yang berlangsung mulai 20 hingga 22 September 2019 itu melibatkan berbagai kalangan.

Direktur Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM), Emilia Suhaimi, mengatakan gelaran itu bertujuan mengangkat dan mengenalkan keanekaraman kopi Nusantara yang sudah terkenal ke mancanegara.

“Kami mengundang para pelaku UKM di bidang kopi untuk dapat berkumpul, berembug, dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding kopi unggulan dari masing-masing daerah, sehingga menjadi potensi dengan prospek yang cerah,” kata Emilia dalam keterangan tertulis.

Para pebisnis kopi dan industri terkait memamerkan produknya dalam Rembug Kopi yang digelar di gedung SMESCO, Jakarta, 20-22 September 2019KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI Para pebisnis kopi dan industri terkait memamerkan produknya dalam Rembug Kopi yang digelar di gedung SMESCO, Jakarta, 20-22 September 2019
Ia berharap masyarakat, pebisnis, asosiasi, eksportir, dan para pecinta kopi akan lebih mengenal berbagai hal tentang kopi. Mulai dari proses penanaman, panen, dan pengolahan biji kopi, serta ciri khas kopi lokal yang beragam dari berbagai wilayah di Tanah Air.

Selama Rembug Kopi, puluhan pelaku bisnis kopi dan industri terkait memajang produknya.

Seperti Sabak Coffee yang menawarkan kopi Robusta Jember dengan harga Rp 25.000 per 250 gram. Selain itu, Sabak memiliki green bean kopi Arabica Selapak Bondowoso.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X