Waskita Karya Usulkan "Smart Building" di Ibu Kota Baru

Kompas.com - 27/09/2019, 05:17 WIB
Ilustrasi gedung Dok. Schneider ElectricIlustrasi gedung

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mengungkapkan rencana dan kesiapannya untuk membangun ibu kota baru.

"Yang pasti kita sebagai BUMN, kita akan ikut partisipasi, membangun (ibu kota baru), apapun skemanya," kata Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan saat ditemui di kompleks kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (26/09/2019).

Haris menyatakan, Waskita akan melakukan persiapan proyek yang sejalan dengan tahap perencanaan pembangunan yang dibuat oleh pemerintah.

Tahun depan, pemerintah akan menerbitkan regulasi, master plan, serta perencanaan teknis. Lalu pada tahun 2021 akan ada fase penyediaan lahan, dan groundbreaking dan pada 2022-2024 akan dimulai pembangunan secara masif.

Baca juga: Waskita Beton Tangkap Peluang di Ibu Kota Baru

"Artinya kami masih bisa bernafas panjang untuk memperbaiki segala sesuatunya, dan merampungkan teknologi yang akan digunakan disana," jelas Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto dalam kesempatan yang sama.

Bambang mengungkapkan, waktu sebelum pembangunan dimulai akan dimanfaatkan Waskita untuk mendapat sertifikasi bertaraf internasional.

Dengan demikian, nantinya ibu kota baru yang mereka bangun bisa memiliki standar internasional.

"Kami akan usulkan smart building, smart transportation, smart water, dan smart grid. Nanti energinya pakai solar cell (panel surya)," ucap Bambang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X