Pengusaha Senior Vs Milenial, Mana yang Harus Diprioritaskan Pemerintah?

Kompas.com - 14/10/2019, 08:08 WIB
Ilustrasi milenial FREEPIKIlustrasi milenial

KOMPAS.com - Sore itu saya menghadiri sebuah acara yang dihadiri para tokoh terkenal. Tak hanya pejabat tinggi pemerintahan, namun juga pelaku bisnis dan eksekutif korporasi.

Semua tampak akrab dan berbaur. Namun ada dua orang yang menarik perhatian saya. Dan dua orang itu adalah konglomerat.

Keduanya adalah pemilik perusahaan yang saya ketahui saling berkompetisi, karena memiliki beberapa produk yang saling bersaing. Head to head di pasar yang sama.

Sebut saja pengusaha tersebut A dan B. Saat itu pengusaha A sudah sampai di venue acara dan menempati kursi barisan depan yang disediakan.

Di barisan yang sama dan tak jauh dari situ, tersedia kursi untuk pemilik perusahaan lain yang menjadi kompetitornya, yakni si B.

Baca juga : 6 Konglomerat Dapat Penghargaan atas Sumbangsihnya di Sektor Pajak

Saat mereka duduk dan menyadari kehadiran masing-masing, kedua konglomerat itu memilih meninggalkan tempatnya. Si A bergeser ke barisan belakang. Sementara si B memilih berdiri di samping panggung.

Saya tidak paham apa maksudnya. Tapi dari situ saya berkesimpulan keduanya saling menghindar. Mereka merasa tak nyaman ketika bertemu satu sama lain.

Di waktu yang berbeda, saya bertemu dengan pengusaha lainnya. Konglomerat juga. Dia berkisah, dia pernah “dikhianati” oleh rekan bisnisnya.

Diceritakannya, dia diminta untuk tanda tangan di sebuah lembaran surat. Namun dia tidak paham apa maksud dari tanda tangan itu. Rekannya hanya bilang, “Ini hanya sebagai formalitas.”

Belakangan dia baru tahu, ternyata surat adalah perjanjian. Akibatnya, dia kehilangan kepemilikan atas saham perusahaan yang telah dia kembangkan bersama rekannya itu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Nunggak Cicilan, Bolehkah Kendaraan Ditarik Paksa Debt Collector?

Whats New
Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Mau Beli Dogecoin? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Earn Smart
KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

Whats New
Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Kemenhub Kurangi Operasional Dermaga dan Kapal di Merak-Bakaheuni

Whats New
Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Bahlil Sebut Ada Peluang Pengembangan Ekonomi Baru di Lebak Banten

Whats New
Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Larangan Mudik Lebaran, Ini Jadwal Operasional 16 Bandara AP II

Rilis
Patroli Kemenhub Amankan Pemudik Nekat Lewat Laut

Patroli Kemenhub Amankan Pemudik Nekat Lewat Laut

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X