RI Sisipkan Agenda Promosi Produk Kelapa Sawit di Pameran di Jerman

Kompas.com - 30/10/2019, 15:40 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal menyelipkan agenda promosi produk kelapa sawit Indonesia dalam ajang pameran Hannover Masse yang bakal dilangsungkan di Jerman, pada 2020 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan di dalam pameran tersebut nantinya bakal menjadi kesempatan RI untuk mempromosikan sawit, terutama produk biofuel yang selama ini mendapatkan diskriminasi dan kampanye hitam di kawasan Uni Eropa.

"Ini jadi kesempatan kita mempromosikan terkait dengan sawit, biofuel, jadi platform untuk kampanye di Eropa, terkait sustainability kelapa sawit," ujar Airlangga ketika ditemui di kantornya, Rabu (30/10/2019).

Sebagai informasi, Hannover Masse merupakan pameran internasional tahunan terbesar di sektor teknologi industri yang berfokus pada isu terkait dengan industrial automation and IT (Industry 4.0), energy and environmental technologies, energy efficiency, research and technology transfer, robotics, robots atau co-robots, dan isu terkini lainnya.

Airlangga mengatakan, dalam pameran ini ada 5 sektor yang menjadi fokus Indonesia, yaitu manufaktur, otomotif, elektronik, industri makanan dan minuman, serta tekstil.

Baca juga: Pemerintah Segera Rampungkan Peta Sawit Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan mengikuti pameran ini, diharapkan Indonesia bisa menyerap teknologi sekaligus menarik investasi.

"Kita akan tampilkan kurasinya 100 perusahaan, kita akan coba push 150 targetnya, paling banyak dari 5 sektor dan akan kami sampaikan transformasi kebijakan ekonomi," ujar Airlangga.

Adapun Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan pada ajang kali ini diharapkan RI bisa meningkatkan ekspor mereka ke Uni Eropa, juga meningkatkan hubungan dagang melalui perjanjian-perjanjian.

Selain itu, Agus mengatakan dengan adanya investasi baru yang masuk ke dalam negeri, bisa meningkatkan kualitas SDM karena bakal dibuat pelatihan di daerah yang memliki potensi ekspor.

"Di bidang perdagangan ekspor ini dan perjanjian-perjanjian yang kita harus tingkatkan dengan Eropa khususnya sawit sehingga enggak diskriminatif karena potensi sawit kita tinggi," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins 'Gish'

[KURASI KOMPASIANA] Nadin Amizah Rilis Album Mini | Ketika Isyana Sarasvati Kembali ke Khittah | 30 Tahun Album Smashing Pumpkins "Gish"

Rilis
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online dari Handphone

Work Smart
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju

Whats New
Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Baru Capai 37 Persen, Luhut Minta Semua Pihak Fokus Kejar Target UMKM Go Digital

Whats New
Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Tips Investasi Emas sebagai Diversifikasi Aset

Earn Smart
Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Ini 3 Strategi agar Bisnis Bertahan Hadapi Perubahan Tren

Smartpreneur
Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Cara Mengikuti Lelang Online di lelang.go.id

Whats New
IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

IHSG dalam Sepekan Merosot 1,41 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 7.108,5 Triliun

Whats New
UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

UKM Ekspor Tempe ke Jepang, Mendag: Makanan Indonesia Makin Mendunia

Whats New
Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Indikasi Geografis: No Reputation, No Quality, No Price

Whats New
Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Pendanaan Jadi PR Krusial Proyek Tol Yogyakarta-Bawen, Apa Solusinya?

Whats New
Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Manfaatkan Shopee, Mitraanda88 Wujudkan Mimpi Jangkau Pasar Mancanegara

Smartpreneur
Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Asah 6 Skill Berikut agar Pelaku UMKM Mampu Bersaing di Ranah Digital

Whats New
Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Kisah Bittersweet by Najla, dari Hobi hingga Punya Banyak Reseller

Smartpreneur
Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Mengenal 5 Aset Kripto dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X