Kompas.com - 07/11/2019, 12:55 WIB
KOMPAS.com/MUTIA FAUZIA

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menilai Indonesia perlu menggenjot sektor pariwisata. Hal ini diperlukan untuk menekan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD).

"Secara paralel kita harus menggenjot pariwisata karena saya yakin Indonesia begitu banyak potensi wisatanya," ujarnya dalam sambutan workshop yang berlangsung di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Menurut Rosmaya, Indonesia membutuhkan stimulus untuk menekan CAD. Kata dia, salah satu stimulus itu yakni peningkatan cadangan devisa dari sektor pariwisata. 

Baca juga: Turis Asing Bisa Bayar Pakai WeChat dan Alipay di China

Ada beberapa aspek yang menurutnya perlu dibenahi untuk menggenjot sektor pariwisata. Mulai dari akses, atraksi, amenitas, promosi dan pembiayaan (3A-2P).

"Tiga A itu apa saja: A pertama adalah akses. Walaupun tempatnya indah tapi aksesnya susah seperti Raja Ampat, itu aksesnya susah," ucapnya

Dijabarkan lagi, atraksi pada sektor wisata di Indonesia masih dianggap bagi wisatawan mancanegara (wisman) kurang begitu menarik. Hal ini terlihat dari lamanya para wisman menginap di Indonesia yang rata-rata hanya 1,7 hari.

Baca juga: Cadev Oktober Naik Menjadi 126,7 Miliar Dollar AS

Padahal di Turki kata dia, turis bisa menginap hingga 7 hari lantaran faktor atraksi ini. Di sisi lain, promosi dan pembiayaan juga jadi hambatan dalam meningkatkan pariwisata di Indonesia.

"Kemudian dua P-nya adalah pertama promosi. Kita terus mempromosikan 10 Bali Baru. Berikutnya adalah pembiayaan. Kita hadir untuk menarik bagaimana kita bisa mendapatkan pembiayaan. Seperti apa visibility kita dapatkan," kata dia.

Berdasarkan data, defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2019, naik menjadi 8,4 miliar dollar AS atau 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Defisit ini naik dari kuratal I-2019 yang hanya 7 miliar dollar AS atau 2,6 persen dari PDB.

Baca juga: Menakar Ulang Kebijakan “Langit Terbuka” di Indonesia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Risma Beberkan Ada Dana Bansos Rp 2,7 Triliun Tertahan, Ini Penjelasan Himbara

Whats New
Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Lembaga Riset IDEAS: Angka Kemiskinan Turun, tapi Jumlah Pengangguran Bertambah

Whats New
Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Contoh Surat Resign dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

Work Smart
Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Promo Minyak Goreng Bimoli di Superindo, Kemasan 2 Liter Rp 25.000

Spend Smart
Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Ayam Broiler dan Gula Pasir Naik, Berikut Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

139 Perusahaan Kembali Ekspor Batu Bara, ESDM: 1 Juta Ton Terkirim ke Luar Negeri

Whats New
Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Pemalsuan Surat Jaminan BLBI, Mahfud MD: 1 Orang Pegawai Kemenkeu Sudah Dinonaktifkan

Whats New
Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Ada Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Simak Rekomendasi Saham AALI, SIMP, dan LSIP

Earn Smart
Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Varian Omicron Meningkat di Jabodetabek, Luhut: Ini Teater Perang Sesungguhnya

Whats New
Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan 'Ransomware', Data Kritikal Dipastikan Aman

Bank Indonesia Akui Diretas, Kena Serangan "Ransomware", Data Kritikal Dipastikan Aman

Whats New
3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

3 Minggu Tax Amnesty Jilid II, Negara Sudah Dapat Rp 467 Miliar

Whats New
Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Trading Challenge Tesla 2021 Usai, Astronacci International Ajak Masyarakat Bangkit dan Kejar Mimpi

Rilis
Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Mau Beli Valas? Intip Kurs Rupiah Hari Ini di BCA hingga Bank Mandiri

Spend Smart
IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Merah Pagi Ini

Earn Smart
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Enggan Bayar Utang hingga Jadikan Laut sebagai Jaminan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.