Kemenaker: Ada 20.000 Tenaga Kerja Bakal Tergantikan Oleh Robot

Kompas.com - 12/11/2019, 18:46 WIB
Direktur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Siti Kustiatuti memaparkan sejumlah tantangan pada event KOMPAS 100 Women Leaders Discussion, yang berlangsung di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDirektur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Siti Kustiatuti memaparkan sejumlah tantangan pada event KOMPAS 100 Women Leaders Discussion, yang berlangsung di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Bina Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan, Siti Kustiatuti mengatakan, bahwa para pekerja nantinya bakal digantikan oleh otomatisasi digital alias tenaga kerja robot.

Peralihan tenaga kerja manusia ke robot itu akan banyak terjadi dalam industri. Saat ini, pekerja di industri sudah mulai berkurang karena pemanfaatan teknologi robot tersebut.

"Terkait tergantikan oleh robot, itu banyak di sektor manufaktur. Jadi, di pabrik-prabik sudah banyak digantikan oleh robot," ujarnya pada acara KOMPAS 100 Women Leaders Discussion, di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Baca juga : Ini Industri yang Paling Rawan Diambil Alih Oleh Robot

Terkait hal ini, Kemenaker sudah ancang-ancang untuk mengatasi otomatisasi tersebut. Sebab, diperkirakan pada tahun 2020, bakal ada 20.000 tenaga kerja bakal menganggur akibat otomatisasi digital.

"Antisipasi yang kita lakukan tadi, melalui pelatihan atau re-skilling. Tenaga kerja yang ter-PHK diperkirakan ada 20.000. Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan alokasi anggaran untuk pelatihan re-skilling," katanya.

Pelatihan peningkatan kemampuan ini akan berlangsung di Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Terdapat 305 BLK milik pemerintah yang siap membimbing tenaga kerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) nantinya.

"Itu bisa dilakukan di balai pelatihan kerja yang dibimbing oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Pada tahun 2020, ada 20.000 tenaga kerja yang akan dire-skilling," ucapnya.

Untuk mengetahui jadwal serta pelatihan yang diberikan oleh pihak Kemenaker, masyarakat yang memerlukan diimbau untuk mengakses 3 in 1 atau opsi lainnya memasuki website Kementerian Ketenagakerjaan, kemudian pilih sistem ketenagakerjaan (Sisnaker).

"Nanti masuk kios 3 in 1 atau bisa juga masuk di Sisnaker (Sistem Ketenagakerjaan) klik saja di situ. Nanti ada jadwal pelatihan apa saja dan di BLK mana saja," sarannya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X