Startup eFishery Hadirkan Kampung Perikanan Digital di Bogor

Kompas.com - 05/12/2019, 15:50 WIB
Budidaya ikan Sidat di Kabupaten Banyuwangi KOMPAS.com / IRA RACHMAWATIBudidaya ikan Sidat di Kabupaten Banyuwangi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan ( startup) yang bergerak di sektor perikanan, eFishery meresmikan program Kampung Perikanan Digital (KPD) di Kecamatan Pamijahan, Bogor, Jawa Barat.

Kampung Perikanan Digital ini merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang didukung oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor. KPD memakai eFisheryFeeder, yang bisa membantu petani untuk mengatur dalam pemberian pakan ikan.

CEO eFishery Gibran Huzaifah mengatakan eFishery akan menjadi penyedia teknologi dan data platform di Kampung Perikanan Digital Bogor ini. Selain itu, katanya, manfaat penggunaan alat atau aplikasi eFishery bagi pembudidaya bisa terlihat ketika musim panen dan penambahan pendapatan hingga dua kali lipat.

Baca juga: Bantu Pembudidaya, Startup Ini Luncurkan Platform Jual Beli Ikan Segar

“eFishery berkomitmen untuk meningkatkan konsumsi dan bisnis budidaya ikan di Indonesia, termasuk Jawa Barat. eFishery menciptakan ekosistem bisnis budidaya ikan secara menyeluruh dan berkelanjutan, mulai dari hulu atau lini produksi hingga ke lini hilir atau distribusi," kata Gibran dalam keterangannya, Kamis (5/12/2019).

Di ekosistem yang eFishery ciptakan ini, imbuh Gibran, pembudidaya bisa berhemat mendapatkan akses pendanaan, pakan, hingga penjualan hasil budidaya.

"Salah satu contohnya adalah eFisheryFeeder, dengan teknologi IoT, pembudidaya bisa berhemat karena semua sudah ditakar, jadi tinggal dioperasikan melalui ponsel,” terangnya.

Dia menjelaskan, para pembudidaya memanfaatkan eFisheryFeeder dengan terhubung dengan ponsel pintar milik petambak ikan. Pembudidaya pun bisa lebih mudah dalam mengatur pemberian pakan ikan.

Program ini mampu memperikan dampak kepada lebih dari ratusan petani.

Baca juga: 5 Tahun ke Depan, Menteri KKP Gencarkan Budidaya Ikan

“Jika ada puluhan desa yang ikut serta, kita bisa memberikan dampak kepada ribuan pembudidaya. Target kami lumayan besar dan ambisius, baik dari eFishery maupun Pemprov Jabar. Di KPD Bogor ini, kami juga bekerja sama dengan BRI Microfinance. Mereka membantu untuk melakukan pendampingan dan pemberdayaan para pembudidaya ikan disini.” jelasnya.

Gibran menyebut, ada mimpi lain yang ingin diwujudkan Pemprov Jawa Barat dan eFishery melalui program ini. Pertama, meningkatkan Produk Domestik Bruto daerah melalui sumbangsih bisnis perikanan. Kedua, mengejar Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) dengan memastikan margin yang diperoleh bagus. Terakhir, menjamin kesejahteraan petani-pembudidaya ikan.

“Dengan diresmikannya KPD ini, maka sudah ada tiga KPD yang sudah diresmikan yaitu Lampung Selatan (Lampung), Indramayu (Jawa Barat) dan Bogor (Jawa Barat). Ke depannya, kami ingin membuat 1000 Kampung Perikanan Digital dalam 5 tahun ke depan.” ungkapnya.

eFishery merupakan perusahaan Aquaculture Intelligence pertama di Indonesia yang memiliki ekosistem dari hulu ke hilir bagi pembudidaya ikan dan udang, serta tersebar lebih dari ratusan kota di Indonesia. eFishery juga hadir di berbagai berbagai negara, seperti Thailand, India, dan Banglades.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X