Kompas.com - 20/12/2019, 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, produk-produk dalam negeri yang berhasil diekspor masih didominasi oleh produk perusahaan-perusahaan besar.

Atas dasar itu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap ke depannya barang-barang produksi dari kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa membanjiri pasar ekspor.

“Saya ngomong apa adanya. Kontribusi dalam ekspor masih didominasi oleh usaha-usaha (perusahaan) besar. Tapi (UMKM) enggak perlu berkecil hati,” ujar Kepala Negara saat membuka UMKM Export Brilianpreneur 2019 di JCC, Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Jokowi: Saya Tidak Mau Pasar Kita Dibanjiri Produk Impor

Jokowi menambahkan, saat ini 85,6 persen produk dalam negeri yang diekspor merupakan hasil dari perusahaan-perusahaan besar. Sisanya, sekitar 14,4 persen produk yang dihasilkan para pelaku UMKM.

Setelah melihat pameran Brilianpreneur 2019 ini, mantan Wali Kota Solo itu optimis produk UMKM bisa berbicara banyak di kancah global.

“Tapi melihat produk yang dipamerkan saya optimis tidak lama lagi barang ini akan banjir pasar ekspor," kata dia.

Hanya saja, Jokowi menilai perlu adanya konsolidasi bersama semua kepentingan agar menciptakan pasar dan standar produk UMKM yang baik.

Baca juga: Menteri KKP Edhy Prabowo Diminta Hentikan Wacana Ekspor Benih Lobster

 

Hal ini dinilai sangat penting agar produk-produk UMKM Indonesua mampu bersaing dengan negara lain.

Jokowi pun merasa kagum setelah berkeliling melihat produk hasil UMKM di acara Brilianpreneur 2019 ini.

“Hari ini saya senang sekali, merasa bahagia sekali. Baru masuk tadi ditunjukkan produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM kita. Ada fashion, saya (rasa) desainnya enggak kayak dulu jadul-jadul. Sekarang udah sangat fashion sekali,” ucap dia.

Baca juga: Erick Thohir: Sarinah akan Dijadikan Pusat UMKM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.