Dipecat, Mantan CEO Boeing Kantongi Ratusan Miliar Rupiah

Kompas.com - 27/12/2019, 07:50 WIB
Pesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui. AFP PHOTO/GETTY IMAGES/STEPHEN BRASHEARPesawat generasi terbaru Boeing 737 MAX 8 saat terbang untuk pertama kalinya di Renton, Washington, Amerika Serikat, 29 Januari 2016. Pesawat ini merupakan seri terbaru dan populer dengan fitur mesin hemat bahan bakar dan desain sayap yang diperbaharui.

NEW YORK, KOMPAS.com - CEO Boeing yang baru saja dipecat Dennis Muilenburg meninggalkan banyak masalah di perusahaan, namun dia akan mengantongi uang dalam jumlah besar seiring dengan kepergiannya.

Dikutip dari CNN, Jumat (27/12/2019), besaran yang yang bakal dia bawa seiring dengan proses penghentian dari jabatan akan bergantung pada proses negosiasi Boeing, termasuk bagaimana perseroan membeli kepergiannya, apakah karena pensiun, dirinya mengundurkan diri, atau karena PHK.

Berdasarkan catatan publik, Muilenburg setidaknya bakal mengantongi tunjangan senilai lebih dari 30 juta dollar AS atau setara dengan Rp 420 miliar (kurs Rp 14.000) juga berhak atas pembayaran pesangon sekitar 7 juta dollar AS atau Rp 98 miliar.

Muilenburg juga memiliki saham senilai 20 juta dollar AS di Boeing, serta dana pensiun berjumlah lebih dari 11 juta dollar AS.

Baca juga: Boeing Akhirnya Pecat Dennis Muilenburg dari CEO

Sebelum berkarier sebagai CEO Boeing, Dennis pernah menjabat beberapa posisi eksekutif seperti kepala petugas operasi dan kepala divisi pertahanan dan keamanan dalam perusahaan yang sama. Muilenburg sendiri telah bekerja di Boeing selama 34 tahun.

Pemecatan Dennis Muilenburg sebagai CEO diiringi dengan terperosoknya image Boeing setelah dua kecelakaan fatal dan masalah lainnya menyangkut pesawat 737 MAX.

Pesawat ini menghasilkan dua kecelakaan hebat yang terjadi di Indonesia pada Oktober 2018 dan Ethiopia pada Maret lalu dengan korban tewas 346 orang.

Dikutip dari The New York Times, Boeing menunjuk David Calhoun yang saat ini menjabat sebagai CEO untuk menggantikan Muilenburg pada 13 Januari 2020 mendatang.

Hingga saat itu tiba, Direktur Keuangan Boeing Greg Smith akan menjadi CEO ad interim.

Baca juga: Boeing Hentikan Produksi 737 Max, Ekonomi AS Kian Tertekan

Sebelumnya pada Minggu (22/12/2019) pagi, dewan direksi Boeing melakukan pertemuan dengan tanpa melibatkan Muilenburg.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X