Mau Seperti Kopi Kenangan, UKM Tak Boleh Hanya Andalkan KUR

Kompas.com - 27/12/2019, 14:46 WIB
Menu favorit di Kopi Kenangan adalah kopi kenangan mantan. Instagram/KopiKenangan.IDMenu favorit di Kopi Kenangan adalah kopi kenangan mantan.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur UKM Center FE UI Nining I. Soesilo mengatakan, UKM bisa tumbuh dan berkembang jika saja akses pembiayaan tak sebatas program KUR dari pemerintah.

"Jadi kalau kita mau UKM tumbuh, pembiayaan tak hanya melalui KUR saja, tapi dari bank, non-bank dan ventura. Ventura manajemennya masuk ke dalam," kata Nining saat ditemui di Gedung Smesco Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019).

Nining menyebutkan, produk Kopi Kenangan merupakan contoh UKM yang mendapatkan permodalan dari gabungan filantropi dunia dengan bentuk akses permodalan ventura.

Baca juga: Penurunan Bea Masuk Impor Untungkan Produk UKM, Mengapa?

Selain itu juga ada juga coffee shop Starbucks yang mampu melakukan penetrasi seluruh dunia karena dukungan modal dari ventura.

"Pembiayaan itu lebih banyak pakai ventura, kayak Kopi Kenangan kan baru dapat, itu konsep baru. Kopi Kenangan karena punya visi misi jelas sehingga terpercaya. UKM kalau mau besar tak boleh hanya mengandalkan KUR, karena KUR kan kecil," jelasnya.

Nining menjelaskan, semakin besar suatu negara maka pembiayaan ke UKM itu tak lagi ada di bank dan KUR, melainkan di ventura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi masalahnya banyak UKM takut kalau manajemen luar masuk, takut perusahaannya diambil alih," jelasnya.

Baca juga: UKM Jangan Cuma Sebatas Akik, Keripik, dan Batik!

Selain itu ia juga mengeluhkan banyak UKM yang hanya dibiarkan menjalankan usahanya sendiri.

Di sisi lain ucapnya, UKM cenderung sulit maju karena pada dasarnya tidak berupaya untuk berkembang.

"Waktu kita di Bangka Belitung, saya survei ke 475 UKM, waktu saya tanya prioritas membesarkan usaha itu prioritas ke berapa, jawabannya ke 12, dan yang pertama adalah yang penting anak bisa sekolah," jelasnya.

Tak sampai di situ, ia melakukan survei kembali pada responden pelaku usaha ultra mikro (UMI) sebanyak 2.000 responden.

Baca juga: Teten Masduki Pastikan Anggaran KUR UMKM Mencukupi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Hasil Investigasi Internal, Kebocoran Data Terjadi di BRI Life Syariah

Rilis
Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Sertifikat Vaksinasi Covid-19

Whats New
ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

ZYRX Pasok 165.000 Laptop Senilai Rp 700 Miliar buat Kemendikbud

Whats New
Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Net Asset Value Saratoga Naik Pada Semester I 2021 Berkat Portofolio Investasi

Rilis
Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Transaksi Digital Tembus 86 Pesen, Bagaimana Nasib Kantor Cabang BCA?

Whats New
Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Daftar Tempat di Jakarta yang Pengunjungnya Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Covid-19

Whats New
Kesenjangan Internet di RI Masih Tinggi, Bank Dunia Rekomendasikan 3 Hal Ini

Kesenjangan Internet di RI Masih Tinggi, Bank Dunia Rekomendasikan 3 Hal Ini

Whats New
Bank Dunia: Kesenjangan Digital Indonesia Lebar, 49 Persen Penduduk Belum Akses Internet

Bank Dunia: Kesenjangan Digital Indonesia Lebar, 49 Persen Penduduk Belum Akses Internet

Whats New
Ada Konsultasi Pajak di Kompas.com, Bertanyalah...

Ada Konsultasi Pajak di Kompas.com, Bertanyalah...

Whats New
Pos Indonesia Berniat Kembali Garap E-Commerce

Pos Indonesia Berniat Kembali Garap E-Commerce

Whats New
Tahun Lalu Rugi Rp 2,1 Triliun, Saratoga Berhasil Raup Laba Rp 15,3 Triliun pada Semester I 2021

Tahun Lalu Rugi Rp 2,1 Triliun, Saratoga Berhasil Raup Laba Rp 15,3 Triliun pada Semester I 2021

Rilis
[KURASI KOMPASIANA] Kento Momota Out, Rahmat Erwin Abdullah Mengguncang Tokyo

[KURASI KOMPASIANA] Kento Momota Out, Rahmat Erwin Abdullah Mengguncang Tokyo

Rilis
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Terbaru, Ada Siapa Saja?

Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia Terbaru, Ada Siapa Saja?

Whats New
Soal Operasional Transjakarta, Serikat Pekerja:  Pak Anies Tolong Pak...

Soal Operasional Transjakarta, Serikat Pekerja: Pak Anies Tolong Pak...

Whats New
Cara Daftar Beasiswa Anak Pedagang Kaki Lima dari Sandiaga Uno

Cara Daftar Beasiswa Anak Pedagang Kaki Lima dari Sandiaga Uno

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X