Ini Respons Dirut BPJAMSOSTEK tentang Rencana Peleburan dengan Asabri

Kompas.com - 14/01/2020, 15:28 WIB
Logo PT ASABRI (Persero) asabri.co.idLogo PT ASABRI (Persero)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah disarankan untuk mempercepat proses peleburan PT Asabri (Persero) dan PT Taspen (Persero) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ( BPJAMSOSTEK).

Langkah tersebut dinilai perlu untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan pengelola dana asuransi TNI dan Polri tersebut, yang tengah merugi hingga Rp 10 triliun akibat anjloknya portofolio saham dimiliki.

Merespons hal tersebut, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto mengatakan, proses peleburan masih dalam tahap persiapan.

"Ya, itu sedang disiapkan sesuai dengan regulasi yang ada, kita ikuti saja," kata dia di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Siapa Benny Tjokro, Sosok yang Terseret Kasus Jiwasraya dan Asabri?

Wacana peleburan lembaga pengelola dana asuransi ini sebenarnya sudah lama dibicarakan oleh pemerintah, tetapi kerap kali pembahasannya menemui jalan buntu.

Bahkan, rencana peleburan tersebut sudah masuk dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Peleburan ditargetkan rampung pada tahun 2029.

Mengutip dari Antara, Selasa (14/1/2020), pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengatakan, proses peleburan perlu dipercepat.

Menurutnya, peleburan ini dapat menyelamatkan Asabri dari dugaan kasus yang dapat merugikan perusahaan dan juga negara.

"Hanya perlu kajian lebih detail, karena sudah ada peta jalan (road map) untuk masuknya Asabri ke BPJS TK. Jadi hanya mempersingkat waktu dari rencana sebelumnya di 2029," ujarnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X