Waspada Virus Corona, AP I Perketat Pemeriksaan Penumpang

Kompas.com - 22/01/2020, 17:37 WIB
Petugas gabungan memantau operasional Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di dalam Airport Operation Control Center (AOCC) yang diresmikan Dirut PT Angkasa Pura 1 (Persero) Faik Fahmi, Jumat (2/3/2018) KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDIPetugas gabungan memantau operasional Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di dalam Airport Operation Control Center (AOCC) yang diresmikan Dirut PT Angkasa Pura 1 (Persero) Faik Fahmi, Jumat (2/3/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang internasional di seluruh bandara yang dikelola untuk mencegah penyebaran virus corona masuk ke Indonesia.

Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, pihaknya menyadari potensi ancaman virus corona masuk ke Indonesia.

“Sebagai pengelola bandara internasional yang menjadi gerbang utama masuknya wisatawan ke Indonesia, kami menyadari potensi ancaman virus corona masuk ke Indonesia. Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang ini merupakan langkah kami untuk mencegah masuknya virus Korona melalui wisatawan yang masuk ke Tanah Air, khususnya dari beberapa negara-negara yang telah terjangkit," ujar Faik melalui keterangan persnya Rabu (22/01/2020).

Baca juga: Sentimen Wabah Virus Corona Bisa Tekan Gerak Rupiah Hari Ini

Pengetatan pengawasan dilakukan Angkasa Pura I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melalui pengoptimalan penggunaan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan dan menerbitkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk memonitor kesehatan penumpang.

Bali dan Manado merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal China yang datang melalui bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I.

Sepanjang tahun 2019 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilewati lebih dari dari 1,19 juta penumpang asal China. Sedangkan Bandara Sam Ratulangi Manado dilewati lebih dari 116.000penumpang asal China.

"Memasuki libur Tahun Baru Imlek ini, Bali dan Manado berpotensi mengalami peningkatan kunjungan wisatawan asal China sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaannya," kata Faik.

Baca juga: Bidik Pengembangan Bandara Hang Nadim, AP I Gandeng Incheon

Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam, sesak napas, dan memiliki riwayat perjalanan penerbangan dari China; Angkasa Pura I akan langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat untuk selanjutnya penumpang tersebut akan dilakukan penanganan khusus.

“Kami mengimbau kepada setiap penumpang, khususnya bagi Warga Negara Indonesia yang akan bepergian keluar negeri dan yang akan pulang dari luar negeri, untuk mengikuti perkembangan virus corona," sebutnya.

"Tidak lupa kami ingatkan juga untuk dapat menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut, selalu mencuci tangan, menjaga kondisi kesehatan tubuh serta melaporkan kondisi kesehatan kepada pihak maskapai dan petugas di bandara jika dirasa memiliki gejala seperti virus corona," tambah Faik Fahmi.

Baca juga: AP I Kelola Bandara Sentani Mulai 1 Januari 2020

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X