Antisipasi Virus Corona, Driver Ojol Minta Aplikator Sediakan Masker Gratis

Kompas.com - 29/01/2020, 10:31 WIB
Ratusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Selasa (3/9/2019). Aksi tersebut digelar dalam rangka memprotes kebijakan pemotongan bonus driver ojek online 50 persen dari sebelumnya oleh PT Gojek Indonesia, serta meminta Pemerintah Aceh dan DPRA untuk ikut memperjuangkan bonus tetap Rp 80 ribu per hari seperti sebelumnya. KOMPAS.com/RAJA UMARRatusan driver yang tergabung dalam Komunitas Driver Ojol Aceh (DOA) melakukan aksi demonstrasi ke Kantor DPRA dan Kantor Gubernur Aceh, Selasa (3/9/2019). Aksi tersebut digelar dalam rangka memprotes kebijakan pemotongan bonus driver ojek online 50 persen dari sebelumnya oleh PT Gojek Indonesia, serta meminta Pemerintah Aceh dan DPRA untuk ikut memperjuangkan bonus tetap Rp 80 ribu per hari seperti sebelumnya.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi driver ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) meminta aplikator kembali menyediakan masker gratis untuk driver dan penumpang.

Ketua Presidium Nasional Garda Igun Wicaksono mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Igun menyadari bahwa saat ini virus corona belum masuk ke Indonesia. Namun, ia menilai langkah antisipatif ini perlu dilakukan segera.

Baca juga: Virus Corona, Bea Cukai Buka Kemungkinan Batasi Impor dari China

"Virus corona dapat menyebar melalui interaksi melalui udara yang dapat saja terjadi dimanapun, hendaknya perlu diantisipasi sejak awal, khususnya di kota-kota besar dan kota yang interaksi langsung dengan negara yang sudah terinfeksi," tutur dia dalam keterangan tertulis, Rabu (29/1/2020).

Menurut Igun, driver ojol berpotensi tinggi untuk terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, China, ini.

Pasalnya, driver ojol kerap beraktifitas di ruang terbuka dan berinteraksi dengan banyak orang.

Baca juga: Virus Corona Merebak, Perusahaan Global Batasi Perjalanan Bisnis ke China

Oleh karenanya, Garda meminta aplikator seperti Gojek dan Grab untuk kembali menyediakan masker gratis, sebagai bentuk antisipatif.

Menurut Igun, bila aplikator peduli dengan mitra driver dan penumpang, maka pastinya akan menjadi nilai lebih bagi perusahaan aplikator.

Sebagai informasi, beberapa tahun lalu aplikator ojol sempat membagikan masker secara gratis sebagai upaya pembangunan citra pelayanan yang baik.

"Kami berharap hal ini dapat diterapkan kembali oleh aplikator sebagai wujud peduli kesehatan bersama," ucap dia.

Baca juga: Erick Thohir Rayu Bank Jepang Bantu Program 1 Juta Rumah Bagi Milenial



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X