Bisnis Dimsum Masih Menjanjikan, Ini Kisaran Modal Awalnya

Kompas.com - 08/02/2020, 17:02 WIB
Dimsum di Islamic Center Canteen Dok. Islamic Center CanteenDimsum di Islamic Center Canteen

"Langkah itu sudah saya lakukan sejak 2014 dan untuk pesan antar lewat ojek online pada 2019," kata Ogi kepada KONTAN.

Dulu, Ogi menawarkan paket kemitraan reseller senilai Rp 5 juta yang mendapat bahan baku sebanyak 100 porsi. Ada pula paket kemitraan gerai dengan investasi sebesar Rp 8 juta. Mitra mendapatkan ragam fasilitas, seperti gerobak, peralatan lengkap, dan bahan baku 100 porsi.

Baca juga: Pemerintah Izinkan Pesawat China Jemput Warganya yang Masih di Bali

Kini, untuk paket kemitraan mengalami kenaikan yakni sebesar Rp 10 juta dengan tipe gerobak. Fasilitas yang mitra dapat masih sama. Dan, mitra tidak kena biaya royalti dan bisa memakai merek sendiri, tidak harus Dimsum 14. Hanya, mitra wajib membeli bahan baku ke Dimsum 14.

Sayang, Ogi tidak memerinci target mitra yang bakal dia gaet pada tahun ini. Apalagi, ia bakal lebih fokus menjual ragam jenis dimsum hasil olahannya lewat ragam platform online. Misalnya, untuk harga dimsum, ia patok Rp 12.500 per porsi. Adapun untuk paket grosir isi 100 dimsum sebesar Rp 325.000 per paket.

"Alhamdulillah, bisnis ini masih on the track sesuai dengan target yang ingin kami capai," ujar Ogi yang juga memiliki sekolah basket untuk anak-anak dan remaja.

Tak hanya dimsum dengan aneka rasa, Ogi menjual peralatan yang biasa dipakai untuk berjualan kudapan ini. Yaitu, kukusan bambu atau klakat bambu yang digunakan untuk menyajikan dimsum agar selalu tetap hangat.

Baca juga: Klaim Saldo Rekening Rp 720 Triliun Kerajaan King of The King Kalahkan Total DPK BNI

Rame Dimsum

Bisnis ini adalah milik Puput Pri Kusumawijaya. Ia merintis usaha ini sejak 2015 lalu. Kemudian pada 2017, dia mengubah label dimsum miliknya menjadi Rame Dimsum dari sebelumnya bernama Keep Eating Dimsum.

Tujuannya, supaya merek dimsumnya lebih dikenal dan familiar bagi para konsumen. Sekaligus, sebagai doa agar bisnisnya terus melaju.

Saat ini, Puput memiliki tiga mitra yang tersebar di Serpong, Karawaci, dan Purwakarta. Kalau ada yang tertarik menjadi mitra Rame Dimsum, ada tiga paket kemitraan yang dia tawarkan, yakni paket senilai Rp 6,5 juta, Rp 7,5 juta, serta paket Rp 8 juta.

Baca juga: Membandingkan Anggaran Penanggulangan Banjir Anies Vs Ahok

Semua paket itu bakal mendapat sejumlah fasilitas, seperti gerobak, perlengkapan dan peralatan usaha, bahan baku awal, serta satu unit kompor. "Paket kami masih sama dari tahun lalu, fasilitasnya juga sama, hanya bedanya di jumlah bahan baku dan jenis gerobak," tuturnya.

Laiknya gerai dimsum lainnya, Rame Dimsum juga menawarkan varian rasa, seperti smoke beef, telur puyuh, ayam, udang, dan kepiting. Harganya Rp 3.000 per satuan atau
Rp 12.000 per porsi.

Untuk target mitra, Puput tidak menjelaskan lebih lanjut. Tapi, ia bakal terus mengelola gerai Rame Dimsum menjadi lebih baik lagi, supaya bisa bersaing dengan pemain dimsum sejenis.

Misalnya, terus melakukan inovasi menu baru. Termasuk, membuka pesanan untuk ragam acara seperti ulang tahun. "Ini saya lakukan supaya tidak monoton," ujar Puput. (Ratih Waseso, Venny Suryanto | Markus Sumartomjon)

Baca juga: Ini 6 Prosedur Penjemputan Warga Negara China di Bali

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengn judul: Bisnis dimsum masih tetap hangat

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Polemik Pangan di Awal Tahun: Habis Kedelai, Terbitlah Daging Sapi

Polemik Pangan di Awal Tahun: Habis Kedelai, Terbitlah Daging Sapi

Whats New
Masih Ada Peluang Guru Honorer Jadi CPNS

Masih Ada Peluang Guru Honorer Jadi CPNS

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X