Ada Kasus Jiwasraya, AXA Mandiri Yakin Nasabahnya Tak Terpengaruh

Kompas.com - 25/02/2020, 15:35 WIB
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - AXA Mandiri meyakini mencuatnya kasus gagal bayar produk asuransi kesehatan JS Saving Plan Jiwasraya pada klaim nasabahnya, tak menurunkan kepercayaan nasabah AXA Mandiri.

Menurut Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma, kepercayaan nasabah ini terbangun karena nama besar Bank Mandiri yang saling mendukung dalam kerja sama bersama AXA atau Bancasurrance.

"Karena kami ekosistemnya dari Bank Mandiri. Perusahaan ini juga konglomerasinya ke Bank Mandiri. Jadi, kepercayaan nasabah sangat kuat dengan AXA Mandiri," kata Handojo di Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: AXA Mandiri Bayar Klaim Rp 5,3 Triliun Sepanjang 2019

Handojo juga menyebut, apa yang terjadi pada kasus Jiwasraya ini sama sekali tidak berpengaruh kepada kepercayaan nasabah.

"Saya lihat enggak begitu besar pengaruhnya, hampir enggak ada malah," jelasnya.

Handojo mengatakan, jauh sebum kasus Jiwasraya mencuat, perusahaan sudah memperkenalkan produk proteksi. Produk proteksi ini diperkenalkan untuk mendukung strategi bisnis AXA Mandiri yang suistainable kedepannya.

"Saya sudah mulai memperkenalkan produk proteksi, malah sebelum Jiwasraya jadi kasus atau menjadi booming. Itu sejak 2018 akhir . Memang strategi bisnis kami, bagaimana membut AXA Mandiri ini ke depan lebih solid, sustainable dan (kuat) secara finansial," tegasnya.

Baca juga: Pemerintah Buka Opsi Beri Suntikan Dana Rp 15 Triliun ke Jiwasraya

Untuk mewujudkan bisnis yang berkelanjutan, maka produk proteksi juga berfokus pada intis bisnis perusahaan.

Sampai dengan 2019, total klaim yang sudah dibayarkan oleh AXA Mandiri mencapai lebih dari Rp 5,3 triliun.

AXA Mandiri telah melayani lebih dari 1 juta masyarakat Indonesia yang didukung oleh lebih dari 2.000 finnancial advisor yang tersebar di lebih dari 1.880 kantor cabang Bank Mandiri dan Bank Mandiri Syariah.

Baca juga: Komisi VI Benarkan Pemerintah Ajukan Skema Suntik Modal ke Jiwasraya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin 'Stress Test' APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta Sri Mulyani Bikin "Stress Test" APBN Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Ekonom: Dampak Ketegangan China-Taiwan Lebih Buruk dari Perang Rusia-Ukraina

Whats New
Hubungan China-Taiwan 'Memanas', Bahlil: Harus Kita Waspadai

Hubungan China-Taiwan "Memanas", Bahlil: Harus Kita Waspadai

Whats New
Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi 'Wait and See' Investasi

Bahlil: Mau Tahun Politik, Jangan Sampai Terjadi "Wait and See" Investasi

Whats New
Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Kejahatan Perbankan Meningkat, Mitigasi dari Sisi Teknologi Makin Diperlukan

Rilis
Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Jokowi Minta APBN 2023 Kredibel dan Sehat untuk Hadapi Gejolak Ekonomi Global

Whats New
Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Apa Itu Teori Keunggulan Mutlak dalam Perdagangan Internasional

Earn Smart
Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Simak Cara Transfer Pulsa XL dan 3 dengan Mudah

Whats New
Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Tesla Beli Nikel ke Perusahaan China di Morowali, Ekonom: Jelas Lecehkan Posisi Indonesia...

Whats New
Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Percepat Transformasi Digital, Perbankan Butuh Solusi TI Terkini

Whats New
Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Kinerja Ekspor RI Dinilai Bisa Raup Untung dari Gejolak Situasi Global

Whats New
Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mentan SYL: Pertanian Menjadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Whats New
Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Kerja Sama ESB-Asensi Bantu UMKM Kuliner Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Whats New
Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Kapan Kemungkinan BI Bakal Naikkan Suku Bunga Acuan?

Whats New
Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Sri Mulyani Waspadai Penurunan Harga Komoditas di 2023

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.