Mau Tahu Cara Pakai Kartu Kredit yang Tak Kena Bunga?

Kompas.com - 01/03/2020, 11:31 WIB
Ilustrasi kartu kredit. ThinkstockIlustrasi kartu kredit.

Bulan Februari atau bulan selanjutnya, Anda akan mendapatkan tambahan tagihan sebesar Rp50.000 + (2,95 persen x 1.000.000) = Rp79.500. Maka dari itu, agar bisa bebas bunga Anda harus melunasi tagihan kartu kredit rutin setiap bulan.

Baca Juga: Bunga Kartu Kredit Turun, Jauhi 5 Perilaku Ini

3. Hindari Beli dengan Sistem Cicilanan Reguler

Salah satu fasilitas dari kartu kredit adalah cicilan rutin perbulannya. Contohnya kartu BNI memiliki fitur cicilan yang dinamakan BNI Installment.

Fitur tersebut memungkinkan penggunanya mengubah transaksi terendah yang biasanya sebesar Rp500.000 menjadi sistem cicilan dengan tenor 3 bulan, atau 6 bulan, hingga 1 tahun.

Jenis cicilan yang seperti itu akan membuat Anda mendapatkan bunga baru. Misalnya BNI Installment dengan transaksi minimal Rp500.000 diubah menjadi cicilan berjangka 6 bulan dan bunga 2,8 persen per bulan.

Jumlah bunga tersebut tentu saja harus Anda bayar per bulan, jadi kalikan saja berapa besar bunga yang harus dibayar dalam 6 bulan. Untuk menghindari pembayaran bunga dari cicilan reguler, memanfaatkan saja promo yang ada di kartu kredit.

Biasanya bank yang menyediakan kartu kredit bekerjasama dengan merchant sehingga Anda bisa mendapatkan promo cicilan nol persen jika membeli barang di merchant tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Hindari Tarik Tunai

Ada dua jenis transaksi menggunakan kartu kredit yaitu transaksi ritel atau pembelanjaan dan transaksi tarik tunai. Transaksi ritel yaitu yang berhubungan dengan belanja seperti cicilan, travel, dining, dan lain sebagainya.

Sedangkan transaksi tarik uang tunai yaitu jika Anda menarik uang secara tunai menggunakan kartu melalui ATM. Anda akan mendapatkan bunga untuk transaksi tarik tunai yang besarnya sama dengan bunga ritel yaitu 2,95 persen.

Ada juga beberapa bank yang memberikan bunga tarik tunai yang lebih tinggi dari bunga ritel. Namun hampir semua bank menyamakan besar bunga ritel dan bunga tarik tunai.

Nah, yang menjadi masalah, jika melakukan transaksi tarik tunai, Anda juga akan dikenakan biaya tarik uang tunai sebesar 4 persen dari total penarikan. Jadi, misalnya Anda melakukan penarikan sebesar Rp1.000.000 maka tagihan yang akan dibebankan yaitu Rp1.040.000, di mana Rp40.000 adalah biaya tarik tunai dari 4 persen total penarikan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X