Setelah Anjlok, Harga Emas Dunia Melonjak 28 Dollar AS

Kompas.com - 03/03/2020, 08:07 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Pasar berjangka sekarang menyiratkan pemangkasan suku bunga penuh 50 basis poin poin pada pertemuan kebijakan moneter The Fed 18 Maret.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi potensi kerugian memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil dan juga membebani imbal hasil surat utang AS dan dollar AS.

Logam mulia juga didorong oleh melemahnya mata uang dollar AS (greenback). Indeks dollar AS, yang mengukur dollar AS terhadap enam mata uang utama dunia lainnya, turun 0,54 persen menjadi 97,61 pada pukul 19.10 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dollar AS. Jika greenback melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dollar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei bertambah 28,2 sen atau 1,71 persen, ditutup pada 16,739 dollar per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 5,3 dollar AS atau 0,61 persen, menjadi 859,4 dollar AS per ounce.

Baca juga: Makin Mahal, Harga Emas Dunia Sentuh Level Tertinggi 7 Tahun

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X