Kompas.com - 03/03/2020, 10:53 WIB
Mudik motor gratis pakai kereta api Mudik motor gratis pakai kereta apiMudik motor gratis pakai kereta api

JAKARTA, KOMPAS.com - Hitung mundur Lebaran 2020 masih sekitar 3 bulan. Namun begitu, Kementerian Perhubungan sudah mulai membuka pendaftaran mudik gratis sepeda motor untuk diangkut dengan kereta api ke daerah tujuan mudik.

Sesuai dengan kalender, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran jatuh pada tanggal 24-25 Mei 2020. Sehingga asumsi puncak mudik terjadi pada sepekan sebelum dan sesudah Lebaran.

Mengutip informasi Ditjen Perkeretaapian, jadwal pengakutan motor dengan KA akan dilakukan pada 16-21 Mei 2020 untuk arus mudik, lalu pada tanggal 28 Mei-1 Juni 2020 untuk arus balik mudik.

Pendaftaran sendiri bisa dilakukan pada 26 Februari sampai dengan 14 Mei 2020 secara online di laman mudikgratis.dephub.go.id.

Baca juga: Pengumuman, Tiket KA Mudik Lebaran 2020 Bisa Dipesan Mulai 14 Februari

Untuk pendaftaran offline di wilayah Jabodetabek dan Bandung digelar dari 26 Februari sampai 28 April 2020 akan difasilitasi pembelian tiket KA ekonomi selama persediaan masih ada.

Pendaftaran bisa dilakukan di Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Tangerang, dan Stasiun Depok Baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk pendaftaran di daerah (Jateng, Jatim, DIY) dengan difasilitasi tiket KA ekonomi, bisa dilakukan selama periode 16 Maret sampai 28 April 2020 di Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Pasar Turi, Stasiun Mojokerto, Stasiun Madiun, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Lempuyangan.

Sementara untuk pendaftaran pengakutan motor gratis tanpa difasilitasi pembelian tiket KA bisa dilakukan di Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Tangerang, dan Stasiun Kiaracondong.

Baca juga: Mudik Natal dan Tahun Baru, Ini BBM yang Paling Laris

Syarat pendaftaran angkut motor gratis, pemudik harus membawa KTP, SIM C, Kartu Keluarga, dan STNK. Dirjen Perkeretaapian mewajibkan motor harus di bawah 200 cc.

Beberapa ketentuan lain yakni sepeda motor di serahkan H-1 atau satu hari sebelum tanggal keberangkatan sepeda motor. Lalu pada saat penyerahan sepeda motor, peserta wajib menunjukkan KTP asli pendaftar dan bukti pendaftaran.

Kemudian sepeda motor yang masuk di stasiun penyerahan maupun yang keluar di stasiun tujuan, akan dikenakan biaya parkir oleh pengelola parkir resmi stasiun.

Helm di bawah oleh masing-masing peserta, kaca spion akan dilepaskan dan dibawah oleh peserta. Peserta dihimbau untuk mengisi BBM hanya untuk sampai stasiun awal saat proses penyerahan karena sesuai ketentuan pengangkutan, BBM wajib untuk dikosongkan.

Pemesanan tiket KA Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H mulai H-90 sebelum keberangkatan di web KAI, aplikasi KAI Access, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.

“Tiket KA Reguler masa Angkutan Lebaran 1441 H akan dijual mulai 14 Februari 2020 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan H-10 Lebaran atau 14 Mei 2020 dan seterusnya,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro dalam keterangannya.

Edi mengingatkan, agar para calon penumpang untuk lebih teliti dalam meng-input tanggal, rute, atau data diri penumpang saat melakukan pemesanan.

Edi menyarankan perjalanan dipersiapkan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan ke stasiun, jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa berangkat mudik Lebaran.

Sebagai langkah antisipasi meningkatnya jumlah pengunjung channel penjualan tiket, KAI telah mengoptimalkan sistem penjualan tiket serta menambah kapasitas server dan bandwidth sebanyak dua kali lipat dari hari biasa.

Baca juga: Puncak Mudik Tahun Baru, 57.065 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Hal ini bertujuan agar proses pemesanan tiket di seluruh channel dapat berjalan dengan lancar.

“Pastikan pemesanan tiket Lebaran melalui channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI. Tujuannya untuk menghindari penipuan, gangguan sistem, atau adanya biaya jasa yang tidak wajar," jelas Edi.

"Lalu, saat akan memesan tiket Lebaran, pastikan koneksi internet stabil, siapkan juga rute atau tanggal alternatif perjalanan, serta cek ketersediaan tiket secara berkala,” tambahnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.