Kompas.com - 03/03/2020, 12:43 WIB
Ilustrasi asuransi THINKSTOCKS/ZIMMYTWSIlustrasi asuransi
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Terkadang orang kerap kali memandang sebelah mata akan pentingnya asuransi.

Padahal, dengan memiliki jaminan asuransi, kondisi keuangan setidaknya bisa lebih aman ketika mengalami hal-hal yang tak terduga.

The Ellen May Institute dalam keterangannya menjelaskan, asuransi bisa dikatakan sebagai investasi jangka panjang.

"Dan kamu cukup membayar preminya tiap bulan. Misalnya, asuransi jiwa yang kamu pilih jangka waktu 20 tahun dengan bayaran premi per bulannya sebesar 600 dolar AS atau setara Rp 8,4 juta (kurs rupiah Rp 14.000) dan kamu meninggal dalam jangka rentang waktu tersebut maka ahli waris akan menerima dana asuransi sebesar 1 juta dolar AS (Rp 14 miliar)," tulis mereka dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Berikut Asuransi yang Beri Perlindungan terhadap Virus Corona

"Dana yang cukup besar bukan untuk menutupi utang keluarga, biaya pendidikan anak serta membayar cicilan KPR," jelas mereka.

Namun, sebelum memilih asuransi yang kira-kira kamu butuhkan, ketahui dulu jenis-jenisnya. Antara lain, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi umum, asuransi kendaraan, asuransi sukarela, asuransi kepemilikan rumah atau properti, asuransi perjalanan, dan asuransi pendidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

The Ellen May Institue pun mengilustrasikan penggunaan asuransi melalui kisah dari pasangan Tony dan Karen yang memiliki dua anak kembar Nicholas dan Rocky berusia 4 tahun, sang suami mengingatkan kepada kita semua wajibnya ada asuransi. Pada Sabtu sore, Tony bermain kriket bersama si kembar di perkarangan belakang rumah mereka.

Kejadian tak terduga menimpa Tony. Saat bermain, Tony tersandung benda keras yang membuatnya alami patah tulang pada bagian kakinya. Alhasil, dia pun harus cuti bekerja untuk menjalani fisioterapi dan operasi konstruksi.

Baca juga: WNI Positif Corona, Apakah Ditanggung BPJS Kesehatan?

"Untungnya dia telah memiliki asuransi perlindungan pendapatan sehingga ketika dia mengambil cuti lebih dari 6 bulan, bayarannya telah ditanggung oleh asuransi," tulis perusahaan edukasi pasar modal berbasis online tersebut.

"Bahkan, dana yang cair dari asuransi ini lebih besar dari upah yang dia terima selama bekerja, sebesar 80 persen," lanjutnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.