Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Investor, Ini Cara Manfaatkan Peluang Cuan di Tengah Virus Corona

Kompas.com - 21/03/2020, 11:49 WIB
Kiki Safitri,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Menyikapi kondisi ekonomi yang tidak pasti akibat kemunculan virus corona, maka banyak investor yang cenderung mengalihkan asetnya, dari aset berisiko ke aset aman.

Ada juga yang memilih wait and see hingga kondisi mulai membaik dan pasar kembali bangkit.

Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia mengatakan ada dual hal yang bisa dilakukan investor dalam menyikapi kondisi black swan event (kondisi tak terduga) ini secara rasional.

Baca juga: Mau Investasi Saat Pasar Bergejolak? Pertimbangkan 3 Hal Ini Dulu

Menurutnya, kondisi ini biasanya cenderung membuat investor panik, sehingga wajar bagi investor untuk tidak rasional dalam mengambil keputusan akan investasinya.

“Namun belajar dari pengalaman yang lalu, volatilitas dan koreksi ekstrim biasanya selalu diikuti dengan kenaikan tajam setelahnya,” ungkap Katarina.

Katarina mengatakan, sesudah kepanikan berlalu atau dengan lebih stabilnya jumlah kasus Covid-19, investor akan dapat lebih tenang menganalisa dampak riil terhadap perekonomian, laba korporasi serta pasar finansial.

“Menjual saham saat ini, sayang sekali. Kondisi harga turun 31 persen, sementara penurunan laba korporasi tidak akan turun setajam 31 persen, bahkan mungkin tidak turun sejauh 10 persen,” jelasnya.

Baca juga: Yuk Investasi, Mumpung Harga Saham Murah

Selanjutnya, Anda bisa mengkaji ulang posisi portofolio dan ingat akan tujuan investasi Anda. Jika perlu, Anda bisa lakukan rebalancing.

“Sesuaikan selalu dengan tujuan investasi serta profil risiko yang dimiliki dan jangan lupa untuk mengambil peluang yang ada,” tambahnya.

Katarina juga menghimbau para investor untuk menempatkan investasinya pada mitra terpercaya dengan melihat kriterianya.

Misalkan saja, mitra yang memiliki proses investasi yang prudent, memiliki rekam jejak baik, dipercaya oleh sejumlah besar nasabah dan kapital yang besar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Laba Bersih Astra International Rp 7,46 Triliun pada Kuartal I 2024

Laba Bersih Astra International Rp 7,46 Triliun pada Kuartal I 2024

Whats New
Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp 12,7 Triliun pada Kuartal I-2024

Bank Mandiri Raup Laba Bersih Rp 12,7 Triliun pada Kuartal I-2024

Whats New
Gelar RUPST, Astra Tetapkan Direksi dan Komisaris Baru

Gelar RUPST, Astra Tetapkan Direksi dan Komisaris Baru

Whats New
Emiten Sawit BWPT Catat Pertumbuhan Laba Bersih 364 Persen pada Kuartal I-2024

Emiten Sawit BWPT Catat Pertumbuhan Laba Bersih 364 Persen pada Kuartal I-2024

Whats New
Ekonom: Investasi Apple dan Microsoft Bisa Jadi Peluang RI Tingkatkan Partisipasi di Rantai Pasok Global

Ekonom: Investasi Apple dan Microsoft Bisa Jadi Peluang RI Tingkatkan Partisipasi di Rantai Pasok Global

Whats New
Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja hingga 2 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja hingga 2 Mei 2024, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Gapki: Ekspor Minyak Sawit Turun 26,48 Persen Per Februari 2024

Gapki: Ekspor Minyak Sawit Turun 26,48 Persen Per Februari 2024

Whats New
MPMX Cetak Pendapatan Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024, Ini Penopangnya

MPMX Cetak Pendapatan Rp 3,9 Triliun pada Kuartal I 2024, Ini Penopangnya

Whats New
Allianz Syariah: Premi Mahal Bakal Buat Penetrasi Asuransi Stagnan

Allianz Syariah: Premi Mahal Bakal Buat Penetrasi Asuransi Stagnan

Whats New
Holding Ultra Mikro Pastikan Tak Menaikkan Bunga Kredit

Holding Ultra Mikro Pastikan Tak Menaikkan Bunga Kredit

Whats New
Menteri Teten: Warung Madura di Semua Daerah Boleh Buka 24 Jam

Menteri Teten: Warung Madura di Semua Daerah Boleh Buka 24 Jam

Whats New
Bangun Ekosistem Energi Baru di Indonesia, IBC Gandeng 7 BUMN

Bangun Ekosistem Energi Baru di Indonesia, IBC Gandeng 7 BUMN

Whats New
Apple hingga Microsoft Investasi di RI, Pengamat: Jangan Sampai Kita Hanya Dijadikan Pasar

Apple hingga Microsoft Investasi di RI, Pengamat: Jangan Sampai Kita Hanya Dijadikan Pasar

Whats New
Bank DKI Raup Laba Bersih Rp 187 Miliar pada Kuartal I 2024

Bank DKI Raup Laba Bersih Rp 187 Miliar pada Kuartal I 2024

Whats New
Mendag Zulhas Terbitkan Aturan Baru Soal Batasan Impor, Ini Rinciannya

Mendag Zulhas Terbitkan Aturan Baru Soal Batasan Impor, Ini Rinciannya

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com