Miliarder Italia Ramai-ramai Donasi untuk Penanggulangan Virus Corona

Kompas.com - 23/03/2020, 20:31 WIB
Warga memakai masker mengantre di supermarket pada hari kedua lockdown Italia. Gambar diambil di Pioltello, dekat Milan, Rabu (11/3/2020). FLAVIO LO SCALZO/REUTERSWarga memakai masker mengantre di supermarket pada hari kedua lockdown Italia. Gambar diambil di Pioltello, dekat Milan, Rabu (11/3/2020).
Penulis Mutia Fauzia
|

KOMPAS.com - Miliarder di Italia beramai-ramai melakukan donasi untuk penanggulangan virus corona (Covid-19) yang terus meningkat di negaranya. Pasalnya, kini Italia telah menjadi negara dengan jumlah kasus kematian akibat virus corona terbanyak di dunia.

Hingga Senin (23/3/2020), jumlah pasien yang terkonfirmasi terinfeksi virus corona di Italia mencapai 59.138 orang dengan 5.475 kasus pasien meninggal dan 7.024 orang berhasil sembuh.

Sejak 9 Maret 2020 pun Italia sudah resmi menerapkan isolasi total atau lockdown negaranya.

Baca juga: Social Distancing, PLN Minta Pelanggan Kirim Foto Meteran, Buat Apa?

Beberapa industri berorientasi ekspor andalan Italia seperti produk fesyen mewah, serta manufaktur terdampak cukup parah akibat virus corona yang membuat aktivitas perekonomian praktis banyak yang terhenti setelah negara tersebut menerapkan lockdown.

Namun demikian, miliarder di Italia tak tinggal diam. Legenda feshen Italia Giorgio Armani misalnya, memberikan donasi sebesar 1,4 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 21 miliar (kurs: 15.000) untuk rumah sakit yang berada di Milan dan Roma

Selain itu, donasi tersebut digunakan pula untuk lembaga perlindungan sipil Italia yang menjadi koordinator pemerintah dalam menangani wabah virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tangani Corona, Pengusaha Prajogo Pangestu Sumbang Rp 2 Miliar

Adapun raksasa perusahaan farmasi Italia Menarini yang dimiliki oleh miliarder Massimiliana Landini Aleotti dan keluarganya, mengubah sebagian pabrikanya di Florence sebagai produsen gel disinfektan untuk persediaan rumah sakit.

Secara keseluruhan, miliarder di Italia telah memberikan lebih dari 33 juta dollar AS atau setara dengan Rp 495 miliar, baik donasi untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan lain sejak krisis melanda negeri itu Februari lalu.

"Yang paling mengkhawatirkan bagi saya adalah kebutuhan layanan kesehatan mendesak yang terjadi tak hanya di negeri ini, tapi juga di negara lain di dunia," ujar Armani kepada Forbes.

"Saat ini masih terlalu awal untuk melihat dampak terhadap perekonomian dalam jangka panjang, namun pasti akan sangat signifikan. Namun sejarah mengajarkan kesempatan baru akan muncul dari kondisi krisis yang paling dalam," ujar dia.

Baca juga: Kakak Erick Thohir Sumbang Rp 20 Miliar ke BNPB untuk Penanggulangan Corona



Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Whats New
Berdikari Datangkan Gandum untuk  Stabilisasi Harga Pakan

Berdikari Datangkan Gandum untuk Stabilisasi Harga Pakan

Whats New
Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Tak Penuhi Panggilan hingga Mengaku Tak Punya Utang

Ragam Tingkah Pengemplang BLBI, Tak Penuhi Panggilan hingga Mengaku Tak Punya Utang

Whats New
Penggunaan PeduliLindungi di Bandara AP II Capai 1 Juta Kali

Penggunaan PeduliLindungi di Bandara AP II Capai 1 Juta Kali

Rilis
Amazon Beri Mobil dan Uang Tunai ke Karyawan yang Sudah Divaksinasi

Amazon Beri Mobil dan Uang Tunai ke Karyawan yang Sudah Divaksinasi

Whats New
Cara Cek Ongkir Pos Indonesia Lewat Handphone

Cara Cek Ongkir Pos Indonesia Lewat Handphone

Whats New
Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Diperluas, Simak Cara Daftar dan Penggunaannya

Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Diperluas, Simak Cara Daftar dan Penggunaannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.