Pendaftaran Kartu Prakerja Resmi Dibuka, Bisa Diakses di Seluruh Indonesia

Kompas.com - 11/04/2020, 21:13 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan rapat koordinasi Komite Pembiayaan UMKM lewat video conference, Rabu (8/4/2020) Dok. Humas Kemenko PerekonomianMenko Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan rapat koordinasi Komite Pembiayaan UMKM lewat video conference, Rabu (8/4/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah secara resmi telah membuka pendaftaran program Kartu Prakerja pada hari ini, Sabtu (11/4/2020).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pendaftaran Kartu Prakerja bisa dilakukan oleh setiap tenaga kerja yang berada di seluruh kawasan di Indonesia.

Hal ini berbeda dengan rencana awal, yaitu di tahap pertama, program Kartu Prakerja hanya difokuskan untuk empat wilayah, yaitu Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

"Ini sudah berubah, dengan sistem online makanya open acces dan karena sifatnya digital dari manapun bisa," ujar dia ketika memberikan keterangan pers terkait peluncuran Program Kartu Prakerja dalam video conference, Sabtu (11/4/2020).

Baca juga: Sudah Resmi Dibuka, Ini Cara Mudah Daftar Kartu Prakerja

Adapun untuk beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam proses pendaftaran Kartu Prakerja di antaranya adalah WNI berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menjalani pendidikan formal, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan, dan diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda.

Airlangga menjelaskan untuk gelombang pertama yang dibuka hari ini, pemerintah setidaknya akan merekrut 164.000 peserta.

Pendaftaran program andalan Presiden Joko Widodo ketika kampane ini akan dibuka hingga Kamis (16/4/2020) pukul 16.00 WIB.

"Setelah pukul 16.00 WIB akan dibuka ke gelombang berikutnya. Sehingga untuk pengumuman peserta pendaftaran pertama akan diberitahukan Jumat 17 April 2020," jelas Airlangga.

Setiap peserta nantinya akan mendapatkan manfaat sebesar Rp 3.550.000 yang dikirimkan bertahap selama empat bulan.

Jika dirinci, manfaat tersebut terdiri atas biaya pelatihan Rp 1 juta, insentif setelah menuntaskan pelatihan Rp 2,4 juta yang akan diberikan Rp 600.000 setiap bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp 150.000 (masing-masing Rp 50.000 untuk tiga kali survei).

Insentif akan disalurkan melalui rekening e-wallet atau rekening bank peserta yang telah didaftarkan di akun www.prakerja.go.id. Insentif akan disalurkan secara bertahap, peserta dapat mengecek statusnya di dashboard akun masing-masing.

"Penting dicatat peserta bisa mengambil pelatihan selanjutnya bila sudah menuntaskan pelatihan pertama. Bantuan pelatihan pun akan hangus dalam 30 hari jika setelah ditetapkan sebagai penerima peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untik pelatihan," jelas Airlangga.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X