Marak Pialang Berjangka Ilegal, Begini 3 Cara Menghindarinya

Kompas.com - 08/05/2020, 20:30 WIB
Ilustrasi pialang saham thikstockphotosIlustrasi pialang saham
|

Kedua, masyarakat hendaknya juga lebih cermat dalam memilih pialang sebelum berinvestasi. Biasanya, para pialang berjangka ilegal ini sering memberikan iming-iming menggiurkan.

Bila hal itu terjadi, hendaknya masyarakat mampu mengulik lebih dalam alih-alih tertipu karena tidak tahu apapun.

"Masyarakat diharapkan tidak tergiur dengan janji keuntungan di luar kewajaran. Pelajari dahulu mengenai mekanisme transaksi, untung, dan ruginya," ujar Syist.

Baca juga: Sri Mulyani: Ada Kemungkinan Penerima Bansos Tumpang Tindih

Ketiga, masyarakat bisa mengecek pialang berjangka memiliki izin usaha legal di situ resmi Bappebti.

"Jadi investasi tersebut harus memiliki legalitas yang jelas dan memberikan keuntungan yang logis,” pungkas M Syist.

Baca juga: Tembus Rp 150 Juta, Harga Bitcoin Bakal Terus Merangkak?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.