Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Proyeksi IHSG Hari Ini, 2 Sentimen Pengaruhi Gerak Indeks

Kompas.com - 13/05/2020, 09:09 WIB
Kiki Safitri,
Yoga Sukmana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan melemah hari ini. Sebelumnya IHSG ditutup negatif dengan penurunan 1,09 persen.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan IHSG diproyeksikan akan terkoresi hari ini. Hal ini terjadi lantaran pasar terpecah dua, antara pendukung lockdown dan juga kekhawatiran penambahan kasus baru setelah pembukaan lockdown.

“Kayanya indeks hari ini bisa terkoreksi turun, jadi pasar itu perpecah dua, yang pertama orang optimis dengan pembukaan ekonomi lockdown, tapi di sisi lain orang khawatir gelombang kedua Covid – 19,” kata Hans kepada Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Baca juga: Revisi UU Minerba, Ini Beberapa Pasal yang Tuai Polemik

Ia mencontohkan beberapa kawasan yang menunjukkan penambahan kasus baru Covid-19 usai pembukaan lockdown, seperti China dan Jerman yang kasusnya kembali meningkat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan lockdown bisa dilakukan jika vaksin Covid-19 ditemukan, nyatanya ini harus menunggu 12 sampai dengan 18 bulan dan merupakan waktu yang tidak sebentar.

Sementara itu Presiden AS Donald Trump mengatakan, lokdown dalam periode lama juga akan meningkatkan jumlah kematian akibat over dosisi dan bunuh diri.

Dari sisi domestik, Hans menilai upaya pemerintah menghadirkan solusi likuiditas perbankan dengan kemunculan Bank Jangkar nyatanya tidak direspons pasar. Hal ini terlihat dari indeks perbankan yang merah pada penutupan kemarin.

Baca juga: Segera Cair, Ini Besaran THR Bagi Pensiunan PNS dan TNI-Polri

“Bank Jangkar itu kan dapat dana dari pemerinah, nantiya disalurkan ke bank lain karena perbankan restrukturisasi kredit yang artinya menunda pendapatan dan nantinya akan mengalami masalah likuiditas. Harusnya positif,” ujar dia.

Menurutnya dengan kemunculan Bank Jangkar seharusnya mampu menyelamatkan likuiditas perbankan karena pinjaman dana yang diberikan dari pemerintah dan masuk dalam dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Hans memproyeksikan IHSG hari ini akan berada pada support level 4.552 sampai dengan 4.441, dan resistan pada level 4.659 sampai dengan 4.747.

Baca juga: Cara Cairkan Saldo Kartu Prakerja di OVO, LinkAja dan GoPay

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan di ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan di ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri

Spend Smart
Cara Bayar Tagihan IndiHome lewat DANA, GoPay, OVO, dan LinkAja

Cara Bayar Tagihan IndiHome lewat DANA, GoPay, OVO, dan LinkAja

Spend Smart
Simak Perbedaan ATM Link dan ATM Bersama

Simak Perbedaan ATM Link dan ATM Bersama

Whats New
PTPN III Resmi Bentuk 2 Sub Holding, Gabungan dari 13 Perusahaan

PTPN III Resmi Bentuk 2 Sub Holding, Gabungan dari 13 Perusahaan

Whats New
Apa yang Terjadi Kalau Masyarakat Tak Lakukan Pemadanan NIK dan NPWP?

Apa yang Terjadi Kalau Masyarakat Tak Lakukan Pemadanan NIK dan NPWP?

Whats New
Di Tengah Perlambatan, Pekerja Digital Perlu Tingkatkan Ketrampilan

Di Tengah Perlambatan, Pekerja Digital Perlu Tingkatkan Ketrampilan

Work Smart
BRI Buka Lowongan Kerja hingga 8 Desember 2023, Simak Kualifikasinya

BRI Buka Lowongan Kerja hingga 8 Desember 2023, Simak Kualifikasinya

Work Smart
Tingkatkan Pembiayaan Hijau, BSI Gandeng 3.300 Pengembang

Tingkatkan Pembiayaan Hijau, BSI Gandeng 3.300 Pengembang

Whats New
Menko Airlangga: Transformasi Digital pada Healthtech Industry jadi Kunci Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Menko Airlangga: Transformasi Digital pada Healthtech Industry jadi Kunci Manfaatkan Momentum Bonus Demografi

Whats New
Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik bagi Pasar Global

Menko Airlangga Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Produsen Kendaraan Listrik bagi Pasar Global

Whats New
Miliarder Ini Sebut Rumah Mewah Tak Jamin Kebahagiaan

Miliarder Ini Sebut Rumah Mewah Tak Jamin Kebahagiaan

Whats New
Sirkuit Mandalika Dipakai Balap Mobil Porsche Sprint Challenge, Ini Kata InJourney

Sirkuit Mandalika Dipakai Balap Mobil Porsche Sprint Challenge, Ini Kata InJourney

Whats New
Bertemu CEO Bandara Jeddah, Menhub Tawarkan Kerja Sama Bandara Haji-Umrah

Bertemu CEO Bandara Jeddah, Menhub Tawarkan Kerja Sama Bandara Haji-Umrah

Whats New
Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi, Rumus, dan Contohnya

Cara Menghitung Pertumbuhan Ekonomi, Rumus, dan Contohnya

Whats New
10 Indikator Pertumbuhan Ekonomi yang Paling Banyak Digunakan

10 Indikator Pertumbuhan Ekonomi yang Paling Banyak Digunakan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com