Sebanyak 34.300 Pekerja Migran Akan Kembali ke Indonesia hingga Juni 2020

Kompas.com - 15/05/2020, 22:30 WIB
Pemulangan 335 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Tanah Air, pada Jumat (24/4/2020). Dok. KBRI ColomboPemulangan 335 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Sri Lanka dan Maladewa ke Tanah Air, pada Jumat (24/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menyebut, pada Juni 2020 bakal ada 34.300 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke Tanah Air. Hal ini berdasarkan data kontrak kerja PMI tersebut.

"Proyeksi kepulangan PMI berdasarkan kontrak kerja yang berakhir di bulan Mei hingga Juni 2020, data ini by name, by address, dan asal penempatan kerja mereka adalah sebesar 34.300 pekerja," ujarnya melalui konferensi pers virtual, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Menurut Benny, dari 34.300 pekerja migran yang akan kembali ke Indonesia, mayoritas bekerja di Malaysia sebanyak 13.074 orang.

Baca juga: Sah, Sri Mulyani Bakal Pajaki Amazon hingga Netflix mulai 1 Juli

"Kalau kita lihat pendekatannya, asal daerah PMI yang akan kembali Mei-Juni, mereka berasal dari 32 provinsi. Daerah terbesar di tempati Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, NTT, Sumatera Utara dan Lampung," kata dia.

Benny menjelaskan, pemulangan PMI tersebut akan melalui protokol kesehatan yang ketat dan berlapis. Bila dinyatakan negatif Covid-19, PMI dibolehkan kembali ke kampung halaman.

Ia mengatakan, untuk kembali ke kampung halaman, para pekerja migran harus mengantongi surat dari Kepolisian yang bekerja sama dengan BP2MI.

Namun bila PMI dinyatakan positif Covid-19, maka pemulangan ke kampung halamannya akan ditunda.

"Jika dinyatakan positif maka Gugus Tugas mengambil alih mereka-mereka (PMI) yang positif untuk dilakukan karantina di rumah sakit terdekat," ucapnya.

Baca juga: Kepala BP2MI Nyatakan Perang Lawan Komplotan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0

Mentan: Sektor Pertanian Sudah Mulai Menyambut Era 4.0

Rilis
Sebelum Indonesia, Negara-negara Ini Sudah Lebih Dulu Pungut PPN untuk Netlfix dkk

Sebelum Indonesia, Negara-negara Ini Sudah Lebih Dulu Pungut PPN untuk Netlfix dkk

Whats New
Siapa Bilang Pemilik Merek Pizza Hut Mau Bangkrut?

Siapa Bilang Pemilik Merek Pizza Hut Mau Bangkrut?

Whats New
Pembangunan Pabrik Es Krim Aice Senilai Rp 500 Miliar Molor, Ini Sebabnya

Pembangunan Pabrik Es Krim Aice Senilai Rp 500 Miliar Molor, Ini Sebabnya

Whats New
Suku Bunga Negatif Akan Diterapkan Bank Sentral Inggris, Apa Risikonya?

Suku Bunga Negatif Akan Diterapkan Bank Sentral Inggris, Apa Risikonya?

Whats New
Dari Cemilan 'Rambut Nenek', Ryan Raup Omzet Rp 100 Juta

Dari Cemilan "Rambut Nenek", Ryan Raup Omzet Rp 100 Juta

Work Smart
Sederet Klaim Kementan Soal Kalung Ajaib Eucalyptus Anticorona

Sederet Klaim Kementan Soal Kalung Ajaib Eucalyptus Anticorona

Whats New
[MONEY SEPEKAN] 15 Orang Paling Kaya di Indonesia Makin Tajir | Profil M Nasir, Anggota DPR yang Usir Orias

[MONEY SEPEKAN] 15 Orang Paling Kaya di Indonesia Makin Tajir | Profil M Nasir, Anggota DPR yang Usir Orias

Earn Smart
BNI, Bank Komersial Tertua Indonesia yang Sempat Jadi Bank Sentral

BNI, Bank Komersial Tertua Indonesia yang Sempat Jadi Bank Sentral

Whats New
Taksi Express Terancam Pailit? Ini Penjelasan Dirut TAXI

Taksi Express Terancam Pailit? Ini Penjelasan Dirut TAXI

Whats New
Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Ini Kekayaan Pemilik Susi Air dan Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti

Whats New
'Karena di Warung Sebelah Saja Pun Es Krim Ini Ada...'

"Karena di Warung Sebelah Saja Pun Es Krim Ini Ada..."

Whats New
Ratusan Ribu Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumahnya, Kenapa?

Ratusan Ribu Pensiunan PNS Tak Bisa Cairkan Tabungan Rumahnya, Kenapa?

Whats New
Kementan soal Kalung Antivirus: Ini Bukan Obat Oral, Ini Bukan Vaksin...

Kementan soal Kalung Antivirus: Ini Bukan Obat Oral, Ini Bukan Vaksin...

Whats New
Bagaimana Ekonomi Timor Leste Setelah 18 Tahun Merdeka dari Indonesia?

Bagaimana Ekonomi Timor Leste Setelah 18 Tahun Merdeka dari Indonesia?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X