Ruangguru Bantah Telah Terima Rp 3,8 Triliun dari Program Kartu Prakerja

Kompas.com - 17/05/2020, 05:20 WIB
Aplikasi Ruangguru RuangguruAplikasi Ruangguru

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruangguru membantah telah menerima dana Rp 3,8 triliun dari program Kartu Prakerja.

Co-founder Ruangguru Iman Usman mengatakan, dana yang diterima mitra platform digital tergantung pada pilihan peserta yang bebas memilih kelas pelatihan dari 8 mitra resmi platform digital Prakerja.

Ia mengatakan, peserta Kartu Prakerja memegang kendali penuh dalam menggunakan dana yang diberikan untuk memilih kelas atau program yang disediakan oleh mitra resmi platform digital di program Kartu Prakerja.

Baca juga: Pemerintah akan Beri Kompensasi Rp 6 Juta kepada Petani Terdampak Banjir

Menurut dia, hingga saat ini, belum ada pembiayaan apapun terkait Kartu Prakerja yang sudah diterima oleh pihak Skill Academy By Ruangguru.

Terkait proses pemilihan penyedia layanan pelatihan untuk Kartu Prakerja, Iman menyatakan Ruangguru telah melalui proses verifikasi sesuai dengan Permenko Nomor 3 Tahun 2020.

Iman juga mengatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menjelaskan, pemerintah tidak melakukan tender pada platform. Sebab, tidak ada penyelenggaraan barang dan jasa yang dibayarkan ke perusahaan digital yang menjadi mitra.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Per Hari ini, Pelni Kembali Jual Tiket Penumpang Kapal Penyeberangan

Tender dilaksanakan jika hanya ada satu yang dipilih menjadi mitra, sementara Program Kartu Prakerja terbuka bagi lebih dari satu mitra.

Menurut Iman, CEO Ruangguru, Belva Devara, sama sekali tidak terlibat dalam proses pemilihan Skill Academy by Ruangguru sebagai salah satu mitra penyedia layanan pelatihan di Program Kartu Prakerja.

“Ruangguru selalu mematuhi seluruh pedoman, peraturan dan kebijakan Pemerintah Indonesia. Kami juga siap untuk berkoordinasi dengan lembaga pemerintah terkait, untuk memastikan implementasi program oleh Skill Academy by Ruangguru dilaksanakan sejalan dengan peraturan dan hukum yang berlaku,” ujar Iman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2020).

Baca juga: Singapore Airlines Laporkan Rugi Bersih Pertama dalam 48 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.