Hari Pertama Idul Fitri 2020, Jumlah Penumpang KRL Anjlok 90 Persen

Kompas.com - 25/05/2020, 07:30 WIB
Seorang penumpang berjalan di peron Stasiun Tangerang di Banten, Senin (20/4/2020). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) Polana P Pramesti mengatakan pengguna moda transportasi KRL mengalami penurunan pada Maret 2020 sebesar 30,38 persen menjadi sekitar 598 ribu penumpang per hari dari jumlah penumpang pada Januari 2020 sebanyak 859 ribu orang per hari. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj. ANTARA FOTO/FAUZANSeorang penumpang berjalan di peron Stasiun Tangerang di Banten, Senin (20/4/2020). Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPJT) Polana P Pramesti mengatakan pengguna moda transportasi KRL mengalami penurunan pada Maret 2020 sebesar 30,38 persen menjadi sekitar 598 ribu penumpang per hari dari jumlah penumpang pada Januari 2020 sebanyak 859 ribu orang per hari. ANTARA FOTO/Fauzan/wsj.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI melaporkan, pada hari pertama Lebaran Idul Fitri 2020, Minggu (24/5/2020), terjadi penurunan jumlah penumpang KRL dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan penumpang ini terjadi imbas dari pembatasan operasional KRL. Dimana pada hari pertama Idul Fitri, KCI hanya mengoperasikan KRL pada pagi hari pukul 05.00 - 08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 - 18.00 WIB.

"Pembatasan jam operasional ini merupakan upaya untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang tidak perlu, sejalan dengan program pemerintah untuk #TidakMudik #TidakPiknik dan bersilaturahim secara daring," ujar VP Corporate Communications KCI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Catat, Jadwal Operasional KRL dan Transjakarta Selama 2 Hari Lebaran

Anne mencatat, sampai dengan pukul 18.00 WIB kemarin, jumlah penumpang KRL pada hari pertama Idul Fitri mencapai 53.310. Angka tersebut turun 90 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, sebesar 424.834 penumpang.

Selain itu, jika dibandingkan Sabtu (23/5/2020), penumpang KRL pada hari Lebaran turun 54 persen.

"Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, pada lebaran Ini KRL juga dominan diisi oleh Penumpang musiman yang pergi bersama atau rombongan dan tidak mau dipisahkan untuk pengaturan posisi duduk maupun berdiri," tutur Anne.

Lebih lanjut Anne melaporkan, situasi kondisi pada pagi hari dipastikan terjaga dan pengguna dengan tertib mematuhi berbagai protokol kesehatan termasuk upaya jaga jarak di dalam kereta dan stasiun.

"Pada pagi hari, dengan pembatasan operasi ini, PT KCI menjalankan 276 jadwal perjalanan KA," katanya.

Baca juga: Tak Ingin Kecolongan, Kemenhub Perketat Pengawasan Jalur Mudik

Kemudian, pada pembukaan perjalanan KRL sore hari, pengguna sudah mulai antre di luar area sejumlah stasiun antara lain Stasiun Angke, Karet, dan Tanah Abang sejak pukul 14.00 WIB.

Untuk mengurai antrean pengguna, KCI juga menjalankan dua rangkaian kereta tambahan yaitu KA 1786 relasi Angke - Bogor berangkat pukul 16.40 WIB dan KA 1790 relasi Manggarai - Bogor yang berangkat pukul 17.39 WIB.

"Dalam menyelenggarakan layanan terbatas selama lebaran di tengah situasi pandemi Covid-19 ini, PT KCI kembali menghimbau para pengguna bahwa KRL hanya untuk melayani kebutuhan mendesak terutama mereka yang masih harus bekerja di saat lebaran in," ucap Anne.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X