Imbas Corona, Penyelesaian LRT Jabodebek Molor

Kompas.com - 04/06/2020, 19:24 WIB
Sejumlah petugas mengawasi proses pengangkatan gerbong kereta light rail train atau lintas rel terpadu (LRT) ke atas rel di Stasiun Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). Saat ini sebanyak dua dari total 31 rangkaian kereta (train set) LRT buatan PT INKA telah diangkat di atas rel Stasiun Harjamukti dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2020. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASejumlah petugas mengawasi proses pengangkatan gerbong kereta light rail train atau lintas rel terpadu (LRT) ke atas rel di Stasiun Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (4/12/2019). Saat ini sebanyak dua dari total 31 rangkaian kereta (train set) LRT buatan PT INKA telah diangkat di atas rel Stasiun Harjamukti dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2020.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Adhi Karya (Persero) menyatakan, pembangunan Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek baru akan rampung pada tahun 2022, mundur dari target semula yakni tahun 2021.

Direktur Operasi 2 Adhi Karya Pundjung Setya Brata mengatakan, hal tersebut utamanya diakibatkan oleh pandemi Covid-19.

Pasalnya, dengan adanya pembatasan seperti protokol physical distancing sejak awal Maret 2020, pengerjaan LRT sempat terhambat.

Baca juga: Begini Skema Tapera Menurut BTN

"Sehingga pada waktu itu kita sempat mengalami produktivitas yang turun," katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/6/2020).

Selain itu, Pundjung menyebutkan, proses pembebasan lahan untuk depo juga menghambat progres LRT Jabodebek. Sehingga, pihaknya memproyeksikan seluruh sistem dan uji coba tanpa masinis baru bisa dilaksanakan pada Maret 2022.

"Kita sudah memfungsikan secara penuh sistem persinyalan menjadi sistem tanpa masinis, itu di bulan Maret tahun 2022," katanya.

Baca juga: 5 Negara Ini Akan Ikut Laporkan Harta WNI di Luar Negeri

Setelah itu, masih akan ada proses uji coba yang dilakukan langsung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) selama 3 bulan. Oleh karenanya, LRT Jabodebek baru akan beroperasi penuh pada Juni 2022.

Dengan mulai diterapkannya protokol normal baru atau new normal, Pundjung optimis intensitas pembangunan LRT akan dapat kembali bangkit secara bertahap.

"Dengan sudah adanya normal baru diharapkan kita bisa mulai lagi melakukan aktivitas dengan full speed mulai Juli," ucapnya.

Baca juga: Setelah Pemerintah Kebanjiran Peminat Surat Utang...



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X