Petrokimia Gresik: Stok Pupuk Bersubsidi 2 Kali Lipat dari Ketentuan

Kompas.com - 04/06/2020, 18:41 WIB
Stok pupuk yang diproduksi PT Petrokimia Gresik. Dok. Petrokimia GresikStok pupuk yang diproduksi PT Petrokimia Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - PT Petrokimia Gresik (PG) menyatakan, stok pupuk bersubsidi untuk Provinsi Jawa Timur sampai dengan hari ini, Kamis (4/6/2020) sebanyak 137.219 ton. Angka ini dua kali lipat dari ketentuan minimum pemerintah sebesar 64.660 ton.

Ini sesuai dengan keinginan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dalam mempercepat masa tanam padi selama musim tanam kemarau di enam daerah di Jatim.

Upaya ini untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di masa pandemi virus corona (Covid-19).

Baca juga: New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur di Pabrik

PG merinci, stok pupuk jenis Urea sebanyak 28.322 ton, ZA 38.257 ton, SP36 25.992 Ton, NPK Phonska 31.522 ton, dan Petroganik 13.126 ton.

"Untuk penyalurannya kami menyesuaikan alokasi pupuk subsidi yang telah ditetapkan dalam SK Dinas Pertanian setempat," kata Direktur Utama PG Rahmad Pribadi seperti dalam rilis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Adapun enam daerah di Jatim yang dimaksud adalah, Kabupaten Bojonegoro, Jember, Ngawi, Nganjuk, Tuban dan Tulungagung.

Sementara percepatan masa tanam yang dimaksud Khofifah, harus didukung kesiapan peralatan pra panen, pendistribusian benih dan penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani.

Baca juga: BUMN Pupuk Topang Pemulihan Ekonomi Usai Covid-19?

Rahmad menjelaskan, sebagai upaya mendukung program percepatan tersebut, pihaknya siap memberikan pengawalan komprehensif.

Ini dilakukan dengan menjamin ketersediaan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi, hingga menghadirkan layanan dan produk pendukung lainnya.

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X