"New Normal" di Yogyakarta | Kemanusiaan dan Rasisme | Tipe Teman Tukang Jualan

Kompas.com - 06/06/2020, 15:44 WIB
Ilustrasi new normal SHUTTERSTOCK/ MIA StudioIlustrasi new normal

"Kita bayangkan lagi perjalanan pulangnya: dari kantor belum tentu langsung pulang, ada kemungkinan mampir ke tempat-tempat seperti minimarket, apotek, kafe, nonton bioskop dan lain-lain," tulisnya. (Baca selengkapnya)

4. George Floyd, Media, sampai Wolf Warrior

Protes besar yang terjadi di Amerika Serikat atas kematian George Floyd masih berlanjut. Hari demi hari jumlahnya semakin besar.

Bukan hanya itu, hal serupa juga terjadi di Indonesia, meskipun tidak sebesar dan sebanyak orang-orang di Amerika Serikat, tetapi yang disuarakan tetap sama: rasisme yang terjadi di Papua.

Hal itu terus bergulir, tulis Kompasianer Naurah Nazhifah, rasisme terus menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai.

"Jadi, apa yang bisa kita lakukan sekarang paling minimal adalah berhenti membanding-bandingkan satu kasus dengan kasus lain meskipun memiliki asas yang sama, yaitu kemanusiaan dan rasisme," lanjutnya. (Baca selengkapnya)

5. Tipe Teman Tukang Jualan, Kamu Termasuk yang Mana?

Keinginan untuk mencari penghasilan tambahan di luar gaji tetap membuat Kompasianer Ofi Sofyan mencoba untuk berbisnis. Apalagi ketika sedang marak bisnis online, maka itulah yang jadi pilihan.

Pada tulisannya kali ini Kompasianer Ofi Sofyan bukan difokuskan pada barang yang dijual, tetapi bagaimana barang itu dipasarkan: teman sebagai konsumen.

Harapannya karena mereka sudah dekat secara personal, tulis Kompasianer Ofi Sofyan, akan sangat mudah buat kita untuk menjual kepada mereka.

"Saya mencoba membaginya ke dalam kategori 5 jenis teman berdasarkan interaksi jualan yang kami lakukan tersebut," lanjutnya. (Baca selengkapnya)

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X