PEN Berpihak pada Rakyat

Kompas.com - 08/06/2020, 07:08 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Dalam rangka menjaga agar jumlah lapangan kerja tidak semakin berkurang, Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk program padat karya sebesar Rp 27,86 triliun atau 4,7 persen dari total anggaran PEN.

Program padat karya ini terdiri dari belanja IJP padat karya sebesar Rp 5 triliun, penjaminan untuk modal kerja padat karya Rp 1 triliun, Program Padat Karya K/L Rp 18,44 triliun, dan penempatan dana untuk restrukturisasi padat karya Rp 3,42  triliun. Diharapkan alokasi ini dapat memperkecil risiko akan membengkaknya angka pengangguran akibat pandemi.

BUMN diarahkan pada kepentingan rakyat

Selanjutnya, PEN juga dialokasikan kepada BUMN sebesar Rp 52,57 triliun atau sekitar 8,8 persen dari total PEN. Anggaran PEN untuk BUMN ini dialokasikan dalam bentuk subsidi listrik Rp 6,9 triliun, bantuan sosial logistik/pangan/sembako Rp 10 triliun, Penjaminan Modal Negara (PMN) untuk empat BUMN total Rp 15,5 triliun, dan talangan (investasi) untuk modal kerja bagi lima BUMN total sebesar Rp 19,65 triliun.

Jika ditelusuri lebih dalam, PMN yang diberikan kepada BUMN juga bermuara ke UMKM. Misalnya saja, anggaran untuk PT Permodalan Nasional Madani atau PNM sebesar Rp 1,5 triliun nantinya digunakan untuk program perempuan prasejahtera lewat Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) dan Unit Layanan Modal Mikro (PNM ULaMM).

Hal yang sama, PMN ke PT BPUI sebesar Rp 6 triliun (Askrindo dan Jamkrindo) juga digunakan untuk penjaminan penyaluran kredit ke UMKM.

Program PEN seperti relaksasi kredit sudah mulai dirasakan masyarakat, misalnya oleh Khairiri (46 tahun), pedagang kue bolu susu khas Bandung di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Pendapatannya menurun drastis sebesar 70 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika situasi semakin sulit, Khairi ditagih oleh pihak BRI harus segera membayar angsurannya. Namun, masalah itu bisa teratasi ketika Pemerintah memberikan relaksasi selama satu tahun bagi pelaku UMKM yang usahanya terkena dampak pandemi virus Corona.

Khairi pergi ke kantor BRI untuk melakukan pengajuan keringanan kredit tersebut. Dengan prosedur yang cepat dan mudah akhirnya Khairi mendapat keringangan kredit. Untuk sementara, dia bisa bernapas lega dan mulai pelan-pelan menata usahanya.

Dengan demikian, jelas semangat PEN berpihak kepada rakyat sesuai mandat konstitusi dan harapan banyak pihak. Negara berkomitmen menjaga prioritas pada kelompok miskin, sektor UMKM, dan padat karya.

Selain itu, dalam pelaksanaannya PEN tetap berpegang teguh pada keadilan sosial, menerapkan kaidah kebijakan kehati-hatian, tata kelola yang baik, transparan, akseleratif, adil, dan akuntabel untuk mendukung pelaku usaha, dan tidak menimbulkan moral hazard.

Prinsip gotong-royong dan pembagian biaya dan risiko antarpemangku kepentingan menjadi pilar penting bagi pelaksanaan PEN ini. Lebih dari itu, partisipasi masyarakat tetap dibutuhkan, terutama keterlibatan dalam mengawal dan mengawasi Program PEN berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Aneka inisiatif publik baik dalam penggalangan dana maupun jejaring pengawasan cukup memberi harapan bahwa kita punya modal sosial yang kuat untuk mengatasi dampak pandemi.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menperin Agus: Hingga Awal September, Hampir 4 Juta Karyawan Sektor Industri Sudah Divaksinasi

Menperin Agus: Hingga Awal September, Hampir 4 Juta Karyawan Sektor Industri Sudah Divaksinasi

Whats New
Cara Menyimpan Barang Berharga di Pegadaian Safe Deposit Box

Cara Menyimpan Barang Berharga di Pegadaian Safe Deposit Box

Whats New
Startup Lokal, Evermos Raih Pendanaan Rp 426 Miliar dari Investor

Startup Lokal, Evermos Raih Pendanaan Rp 426 Miliar dari Investor

Rilis
Laporkan Aktivis ke Polisi, Luhut: Tak Elok Rasanya Mengkritik tetapi Tidak Bicara Langsung

Laporkan Aktivis ke Polisi, Luhut: Tak Elok Rasanya Mengkritik tetapi Tidak Bicara Langsung

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,78 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan TLKM

IHSG Ditutup Menguat 0,78 Persen, Asing Borong BBRI, BBCA, dan TLKM

Whats New
BBKP Tunda Rights Issue, Kenapa?

BBKP Tunda Rights Issue, Kenapa?

Whats New
Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Mudah, Cara Gadai BPKB Kendaraan di Pegadaian

Whats New
Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Pemerintah Harus Waspadai Kenaikan Harga Komoditas yang Bisa Pengaruhi Kinerja Ekspor

Whats New
Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Cara Bayar Pajak Online Via E-Billing

Whats New
8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

8 BUMN Dapat PMN Rp 35,13 Triliun, Tertinggi IFG dan Hutama Karya

Whats New
Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.