KILAS

Optimasi Lahan Jadi Strategi Kementan Tingkatkan Produksi Pangan, Apa Itu?

Kompas.com - 11/06/2020, 19:18 WIB
Infrastruktur optimasi lahan rawa di Desa Netampin, Barito Timur Dok. KementanInfrastruktur optimasi lahan rawa di Desa Netampin, Barito Timur

KOMPAS.comKementerian Pertanian (Kementan) tak pernah berhenti berupaya meningkatkan produksi pangan nasional. Salah satu strategi adalah melalui optimasi lahan. Lalu, apa itu optimasi lahan?

Optimasi lahan adalah memanfaatkan setiap lahan yang tersedia secara maksimal. Contohnya adalah lahan rawa.

Meski bukan lahan subur, rawa ternyata bisa dijadikan lahan pertanian produktif, sehingga bisa digunakan untuk aktivitas pertanian.

Strategi itulah yang kini tengah dilakukan Kementan melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP).

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Perbaiki Jaringan Irigasi di Barito Timur

Optimasi lahan sendiri sesuai instruksi Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang dilatarbelakangi masifnya alih fugsi lahan pertanian menjadi non-pertanian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, luas lahan pertanian makin menurun yang berdampak pada berkurangnya produksi pertanian.

“Pemanfaatan lahan rawa menjadi salah satu alternatif untuk turut membantu meningkatkan produksi pertanian,” kata Syahrul dalam keterangan tertulis.

Pernyataan itu ia sampaikan saat berkunjung di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Agar Harga Pangan Terjaga, Akademisi Minta Kementan Diberi Kewenangan di Area Pasar

Ia melanjutkan, memang banyak kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan lahan rawa. Namun, semua kendala harus diatasi.

Optimasi lahan rawa bisa dilakukan melalui penataan sistem tata air. Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Kementan Sarwo Edhy, upaya optimasi dapat dilakukan dengan menerapkan inovasi dan teknologi spesifik.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.