Gandeng Bukalapak, Kredivo Integrasikan Fitur Zero-click Checkout

Kompas.com - 12/06/2020, 11:41 WIB
Ilustrasi artisteerIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kredivo menggandeng Bukalapak untuk mengintegrasikan fitur inovasi pembayaran digital, yaitu Zero-click Checkout.

Fitur ini memberikan pengalaman berbelanja yang lebih cepat, lebih sederhana, dan optimisasi khusus untuk bertransaksi melalui ponsel.

General Manager Kredivo Lily Suriani mengatakan, merchant yang mengadopsi fitur Zero-click Checkout akan mendapat manfaat dari tingkat retensi dan GMV yang lebih tinggi.

Baca juga: Kredivo Targetkan Pinjaman Tunai Naik 2 Kali Lipat Pada 2020 

"Kami sangat antusias dapat mengimplementasikan fitur ini di Bukalapak sebagai innovative company, yang mengedepankan teknologi untuk memudahkan hidup dan menjadi perusahaan andalan bagi pemenuhan segala kebutuhan masyarakat Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Jumat (12/6/2020).

Ia juga menyebutkan, fitur Zero-click ini dapat membuat siapa saja yang memiliki akses smartphone dan membutuhkan transaksi pembelian yang seamless, aman, dan nyaman, yang kini dapat diakses di Bukalapak dengan cepat dan di mana pun.

Lily menambahkan, fitur Zero-click Checkout memungkinkan para pengguna untuk membeli barang di e-commerce secara instan tanpa perlu login atau pindah ke aplikasi lain.

Saat proses checkout, pengguna hanya perlu memilih metode pembayaran Kredivo dan barang yang diinginkan akan terbayar dalam sekejap menggunakan kredensial yang sudah disimpan.

 

Baca juga: Bank Permata Salurkan Kredit Rp 1 Triliun Melalui Kredivo

Pengguna juga dapat memilih pembayaran dalam 30 hari dengan bunga 0 persen atau cicilan sampai 12 bulan dengan bunga 2,95 persen per bulan.

Sementara itu, Director of Payment, Fintech, and Virtual Products Bukalapak Victor Lesmana mengatakan, pihaknya akan selalu mengedepankan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan transaksi bagi para pengguna.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Menhub Tawarkan Proyek LRT, MRT, hingga Bandara Didanai LPI

Whats New
Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Aturan Baru, Peserta Program Kartu Prakerja Wajib Tonton Video Induksi

Whats New
[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

[POPULER MONEY] Ketua Umum PBNU Jadi Komut KAI | Lowongan Kerja BUMN

Whats New
Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 13 Dibuka Hari Ini, Kuota 600.000 Peserta

Whats New
Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Ini Alasan Erick Thohir Tunjuk Said Aqil Jadi Komut KAI

Whats New
Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Lengkap, Rincian Biaya Admin Tabungan BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Spend Smart
Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Angkat Penjualan Tenun Ikat NTT Melalui Portal Online

Smartpreneur
Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Seberapa Penting Siapkan Masa Pensiun Sedari Dini?

Earn Smart
KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

KKP: Tak Ada Kapal Asing di Laut Halmahera

Whats New
UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

UMKM Mau Jual Produknya di Kimia Farma? Ini yang Harus Diperhatikan

Smartpreneur
Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Ada Peluang Kerja Sama, Bos Bank Islam Dubai Sowan ke Bank Syariah Indonesia

Whats New
Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Pemerintah Dinilai Perlu Waspadai Serbuan Impor Baja dari China Setelah Pandemi

Whats New
Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Petani Didorong Manfaatkan Sistem Resi Gudang, Untuk Apa?

Whats New
Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Luhut Sebut Mangrove Bisa Tingkatkan Pendapatan Negara, Begini masyarakat

Rilis
[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

[TREN KESEHATAN KOMPASIANA] Setahun Covid-19 di Indonesia | Vaksinasi dan Herd Immunity | Pengalaman Donor Plasma Konvalesen

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X