Sudah Menikah tapi Masih "Disubsidi" Orangtua, Apakah Pantas?

Kompas.com - 12/06/2020, 15:15 WIB
Ilustrasi keluarga shutterstockIlustrasi keluarga

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu dimensi tolak ukur kesiapan berumah tangga adalah siap secara finansial.

Siap secara finansial bukan berarti harus menunggu kaya baru menikah, namun minimal calon suami sudah bekerja dan mendapatkan pendapatan bulanan untuk mencukupi kebutuhan.

Namun, banyak dijumpai pasangan yang setelah menikah tetap mendapatkan subsidi dari orang tua. Dalam artian, orang tua tetap memberikan tambahan uang belanja.

Karena itu, apakah hal ini masih dianggap layak dan pantas? Kemudian, apa dampaknya jika pasangan yang telah menikah tetap mendapatkan uang dari orang tua?

Baca juga: Pasangan Baru Menikah Ingin Segera Punya Rumah? Simak Tips Ini

Berikut dampak yang akan dihadapi oleh pasangan yang terbiasa mendapatkan subsidi dari orang tua, sebagaimana dikutip dari Siapnikah.org, Jumat (12/6/2020).

Tidak Bisa Mandiri

Memang, tujuan orang tua memberikan uang secara rutin bisa dianggap sebagai bukti cinta kasih kepada anaknya. Hal ini wajar jika si anak masih sekolah maupun kuliah, dan belum menikah.

Namun ketika si anak sudah menikah, mereka harus mengandalkan kemampuan sendiri dan pasangan.

Jika kebiasaan menjadikan bantuan dari orangtua sebagai andalan, maka dampaknya cepat atau lambat akan tampak di depan mata. Yang paling jelas adalah pasangan sulit mandiri, selalu tergantung pada orang lain.

Ikut Campur Urusan Rumah Tangga

Orangtua pasti memiliki niat baik ketika mereka mengirimkan uang secara rutin kepada anaknya yang telah menikah.

Awalnya mungkin terlihat menyenangkan. Namun, bagi keluarga baru, situasi ini lama kelamaan akan membuat hubungan antara anak dengan orangtua terganggu. Dalam artian, orang tua akan dengan mudah mencampuri urusan keluarga si anak.

Baca juga: Simak Cara Ini untuk Lindungi Aset Anda Usai Menikah

Ujung-ujungnya, muncullah pertengkaran dengan pasangan.

Karena itu, bagi milenial yang ingin menikah, alangkah lebih baik benar-benar mempersiapkan finansial agar tak lagi tergantung pada orangtua.

Syukuri apapun yang diterima. Mulailah dengan menghidupi keluarga kecil, seperti biaya makan, sewa rumah atau apartemen, mampu bayar listrik, air dan telpon, membayar pajak dan ongkos untuk transportasi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X