Erick Thohir Resmikan Stasiun Terpadu Tanah Abang dan Sudirman

Kompas.com - 17/06/2020, 15:20 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIMenteri BUMN Erick Thohir ketika menjelaskan konsep PT Sarinah (Persero) dalam wawancara terbatasnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meresmikan stasiun terpadu di DKI Jakarta. Peresmian ini dipusatkan di Stasiun Tanah Abang dan Sudirman, Jakarta.

Peresmian ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) untuk membuat perusahaan patungan yang diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek pada Januari 2020 lalu.

“Peresmian Stasiun Terpadu ini menunjukkan telah terbangunnya ekosistem yang sehat antara BUMN, BUMD, dan pihak swasta dalam memberikan layanan transportasi terintegrasi bagi masyarakat,” ujar Erick dalam sambutannya, Rabu (17/6/2020).

Baca juga: Begini Cara Erick Thohir Pilih Jajaran Direksi dan Komisaris di BUMN

Erick mengatakan, peresmian stasiun terpadu ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo agar Jakarta sebagai ibukota memiliki sistem pengelolaan transportasi terpadu yang saling terhubung.

“Arahan Presiden adalah untuk membentuk perusahaan yang melakukan pengelolaan moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi. Alhamdulillah arahan tersebut dapat terealisasikan,” kata Erick.

Untuk tahap awal, stasius yang akan dijadikan kawasan terpadu, yakni Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, Stasiun Senen dan Stasiun Juanda.

Nantinya, di tiap stasiun terpadu dilakukan penataan lokasi demi kenyamanan para penumpang saat menunggu. Misalnya dengan pemanfaatan lahan untuk pengendapan dan naik-turun ojek online, ojek pangkalan, bajaj, bus kecil (Jak Lingko dan regular), lokasi halte transjakarta, mikrotrans, dan lain-lain.

Tak hanya penataan jalur naik-turun angkutan umum, penataan fasilitas dan sarana- prasarana juga telah dilakukan. Misalnya, membenahi selasar dan fasilitas pejalan kaki, lay bay bus TransJakarta, penyediaan rambu pengarah hingga penataan pedagang kaki lima.

Baca juga: Erick Thohir: Tak Semua Dirut BUMN yang Diangkat Rini Soemarno Saya Ganti

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan rasa syukurnya atas peresmian stasiun terpadu ini. Dia menginginkan nantinya transportasi yang ada di Ibu Kota saling terintegrasi.

“3-4 bulan lalu tempat kita berada di sini ini kawasa kumuh, jauh dari aman, tidak sehat, apalagi untuk selfie. Alhamdulilah sekarang sudah jadi fasilitas publik yang aman,” kata Anies.

Dalam peresmian ini, turut hadir juga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodko.

Sebelumnya, PT MRT Jakarta bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuat perusahaan patungan yang diberi nama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek.

Nantinya, perusahaan itu akan bersama-sama mengelola 72 stasiun di Jabodetabek, membuat sistem kartu perjalanan yang mengintegrasikan antar moda dan mengembangkan empat stasiun menjadi Transport Oriented Development (TOD).

Keempat stasiun tersebut, yakni Juanda, Tanah Abang, Pasar Senen dan Sudirman.

“Arahan Presiden (Jokowi) adalah untuk membentuk perusahaan yang mengelola moda transportasi publik yang terpadu dan terintegrasi,” ujar Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir: 2 hingga 3 Tahun ke Depan, BUMN Tak Akan Pakai APBN



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X