Dirut Garuda Gambarkan Terminal 3 Bandara Soetta Layaknya "Kuburan"

Kompas.com - 19/06/2020, 17:42 WIB
Ilustrasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia. Bandara Soekarno-Hatta menempati World?s Top 100 Airports 2020 peringkat ke-35 versi Skytrax World Airport Awards 2020. SHUTTERSTOCK/PARAMET SARAIlustrasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia. Bandara Soekarno-Hatta menempati World?s Top 100 Airports 2020 peringkat ke-35 versi Skytrax World Airport Awards 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra menyebutkan, ada empat momen peak seasons yang hilang akibat Covid-19. Yakni mudik Lebaran, libur sekolah, wisata umrah, dan perjalanan Ibadah Haji.

Saat liburan Idul Fitri, terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) kerap ramai. Namun pada momen Lebaran tahun ini begitu sepi dari keriuhan para penumpang.

"Terminal 3 itu layaknya kuburan pada Hari Raya pertama 1 Syawal," katanya melalui diskusi virtual, Jumat (19/6/2020).

Baca juga: Dapat Banyak Keluhan, Awak Kabin Garuda Bakal Tak Gunakan APD

Suasana Terminal 3 Bandara Soetta juga tidak nyaman karena suasana panas akibat pendingin udara (air conditioner/AC) tidak difungsikan  karena pengelola bandara harus melakukan penghematan biaya.

"Ayam opor itu hanya tersedia di Lounge Garuda, semuanya tutup. Cukup menyedihkan dan panas, karena AC dimatikan," ungkapnya.

Irfan menjelaskan, pada bulan Mei 2020, jumlah penumpang maskapai Garuda Indonesia selama pandemi hanya tersisa 10 persen atau turun drastis 90 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Di bulan Mei ini, jumlah penumpang secara year on year tinggal 10 persen," ucapnya.

Lalu, dia menjelaskan, pada saat mudik Lebaran tahun sebelumnya, maskapai plat merah tersebut kerap terbang sebanyak 350 kali. Namun, tahun ini, hanya 33 kali penerbangan.

"Ketika mudik itu dilarang, down kita. Pada Hari Raya Idul Fitri, untuk penerbangan internasional hanya 33 flight. Padahal di tahun lalu bisa 350 flight," katanya.

Lalu, momen perjalanan umrah dan Ibadah Haji yang dibatalkan oleh Pemerintah Arab Saudi juga membuat Garuda Indonesia semakin terpuruk.

"Sekitar tiga bulan kita kehilangan. Padahal dari tahun ke tahun, kita bisa menerbangkan 400.000 sampai 500.000 jamaah umrah ke Tanah Suci. Yang terakhir yang cukup mengagetkan banyak orang tapi sudah diprediksi yaitu ibadah Haji. Dari tahun ke tahun kita selalu menerbangkan 100.000 jamaah," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menteri Trenggono Minta Eksportir Perikanan Jangan Nakal soal Pajak

Menteri Trenggono Minta Eksportir Perikanan Jangan Nakal soal Pajak

Whats New
Minta PMI Tidak Mudik Lebaran, Pemerintah: Bersabarlah Dulu

Minta PMI Tidak Mudik Lebaran, Pemerintah: Bersabarlah Dulu

Whats New
Alamat BNI, BRI, BTN dan Mandiri untuk Tukar Uang Baru di Surabaya dan Sekitarnya

Alamat BNI, BRI, BTN dan Mandiri untuk Tukar Uang Baru di Surabaya dan Sekitarnya

Whats New
Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Erick Thohir Ajak Milenial Buka Lapangan Kerja Agar Tak Bergantung Pemerintah

Whats New
Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Industri Tambak Udang di Bangka Menggeliat, Permintaan Listrik Ikut Melonjak

Whats New
Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Di Wilayah Ini, Harga Cabai, Bawang, Daging Sapi, Ayam, dan Telur Mulai Naik

Whats New
Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Alamat BCA dan Bank Swasta Lain di Jabodebek untuk Tukar Uang Baru

Whats New
Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Erick Thohir Sebut Perekonomian Indonesia Mampu Tumbuh 7 Persen, ini Alasannya

Whats New
Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Erick Thohir: Apartement untuk Generasi Milenial akan Segera Hadir

Whats New
Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Banyak Negara Batasi Ekspor Vaksin Covid-19, Erick Thohir Fokus Pengadaan dari Dalam Negeri

Whats New
Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Dua Kandidat Utama Pengelola TMII, Taman Wisata Candi yang Terkuat

Whats New
Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Baru Diblokir, Website Baru Binomo Sudah Muncul Lagi

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

[POPULER DI KOMPASIANA] Berburu Takjil Berbuka | Tantangan Berpuasa di Eropa | Referensi Menu Berbuka

Rilis
Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Visi Bisnis Gojek dan Tokopedia, Visi Anda Apa?

Whats New
Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Kalahkan Jeff Bezos, Elon Musk Menangkan Kontrak Bangun Roket dari NASA

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X