Video Viral Nasabah Tak Bisa Tarik Deposito, BCA: Tidak Benar

Kompas.com - 26/06/2020, 14:08 WIB
Ilustrasi BCA. SHUTTERSTOCKIlustrasi BCA.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video mengenai nasabah deposito PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tidak bisa mengambil uang depositonya di bank swasta terbesar itu.

Dalam video tersebut, para nasabah mengadukan masalahnya kepada pengacara Hotman Paris Hutapea. Nasabah mengaku telah menaruh uang di deposito BCA sejak tahun 1989.

Menanggapi hal itu, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F Haryn mengatakan, video tersebut tidak benar.

"Dapat kami sampaikan bahwa informasi dalam video tersebut tidak benar," kata Hera kepada Kompas.com, Jumat (26/6/2020).

Baca juga: Cara Aktivasi PIN Kartu Kredit lewat BCA Mobile

Hera menjelaskan, video tersebut sebetulnya sudah direkam dan disebarluaskan pertama kali pada Februari 2019. Perkaranya pun sudah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Sementara itu, satu perkara lainnya tengah dalam proses pemeriksaan di pengadilan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Atas beredarnya informasi yang tidak benar tersebut, BCA akan menempuh langkah-langkah hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkas Hera.

Sebelumnya, viral sebuah video yang menampilkan pengacara kondang Hotman Paris dan dua orang pria yang mengaku nasabah BCA dan tidak bisa menarik deposito yang sudah ditaruhnya sejak tahun 1989.

Baca juga: BCA Rogoh Rp 500 Miliar untuk Akuisisi Rabobank

"Pagi ini datang dari Surabaya, mereka punya deposito sejak tahun '89 di BCA, ya, BCA cabang Surabaya. Pada saat dicairkan katanya datanya tidak ada, kata BCA," sebut Hotman dalam video berdurasi satu menit itu.

Hotman pun menuturkan, pihak BCA berkata sudah pernah dicairkan, tetapi tidak ada bukti. Hotman meminta perhatian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak perbankan terkait nasib nasabah itu.

"Uang keluarga dari 1989 kalau berbunga sudah berapa banyak? Kalau dibilang sudah dicairkan, ya buktikan, dong. Kalau memang tidak bisa dibuktikan, ya bayar. Benar, kan?," ujar Hotman di pengujung video.

Baca juga: Viral Koin Rp 1.000 Kelapa Sawit Dibanderol Rp 100 Juta, Ini Kata Bank Indonesia



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X