Kompas.com - 09/06/2020, 13:07 WIB
Ilustrasi BCA. SHUTTERSTOCKIlustrasi BCA.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkirakan nilai akuisisi sementara PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank) sebesar Rp 500 miliar.

Angka itu merupakan nilai keseluruhan, sudah termasuk premium 20,5 juta dollar AS.

Adapun nilai akuisisi final akan mengacu kepada nilai ekuitas Rabobank yang telah disesuaikan (adjusted equity) lalu ditambah premium yang bersifat tetap sebesar 20,5 juta dollar AS.

Baca juga: Rabobank Tutup Operasi, Bagaimana Nasib Nasabahnya?

Dalam ringkasan rancangan akuisisi BCA yang dikutip Kompas.com, para pembeli secara bersama-sama akan mengakuisisi seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada Rabobank.

Nantinya, BCA akan memiliki 3.719.069 saham yang mewakili 99,99 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor Rabobank.

"BCA Finance akan memiliki 1 saham yang mewakili 0,000027 persen dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor pada Rabobank," demikian tertulis dalam ringkasan rancangan akuisisi yang dikutip Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Praktis, akuisisi ini mengubah susunan kepemilikan saham Rabobank. Sebelum akuisisi, 81,65 persen saham Rabobank dipegang oleh Cooperatieve Rabobank U.A, 0,22 persen saham dipegang oleh PT Mitra Usaha Kencana Sejati, 6,53 persen saham dipegang oleh PT Aditirta Suryasentosa, dan 6,53 persen saham oleh PT Antarindo Optima.

Baca juga: BCA Berencana Akuisisi Satu Bank Lagi

Selanjutnya, saham Rabobank sebelum akuisisi juga dipegang oleh PT Antariksabuana Citanagara sebesar 3,27 persen dan Jimmy Lityo sebesar 1,80 persen.

Terkait pendanaan, rencana akuisisi Rabobank oleh BCA akan didanai melalui modal sendiri dari dana yang disimpan sebagai laba ditahan (retained earnings).

"BCA dengan ini menyatakan dan menjamin bahwa pendanaan tersebut tidak berasal dari pinjaman atau fasilitas pembiayaan dalam bentuk apapun dari suatu bank atau pihak lain di Indonesia, tidak berasal dari dan untuk tujuan pencucian uang sebagaimana diatur dalan UU No. 8/2010, dan tidak berasal dari tindak pidana perbankan atau tindak pidana lainnya," demikian informasi dalam laporan itu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.