New Normal, Konsumsi BBM Pertamina Kembali Naik

Kompas.com - 27/06/2020, 17:15 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan konsumsi BBM mulai kembali merangkak naik, seiring berjalannya periode tatanan normal baru atau new normal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, sejak 8 Juni 2020 konsumsi BBM secara rata-rata mencapai 114.000 kilo leter (KL) per hari.

Jika dibandingkan dengan akhir Maret hingga Mei atau pada saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan, angka tersebut tumbuh 10 persen.

Baca juga: Ini Persyaratan untuk Calon Penumpang Lion Air

Menurutnya, konsumsi BBM baik gasoline maupun gasoil sama-sama mulai mengalami peningkatan sejalan dengan beroperasinya sarana transportasi umum dan kendaraan pribadi, industri, perkantoran, dan juga pusat perbelanjaan serta pelaku UMKM.

Namun, angka konsumsi tersebut masih jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata konsumsi sebelum terjadinya pandemi Covid-19 (Januari-Februari 2020) yang mencapai 135.000 KL per hari.

"Jika selama PSBB, konsumsi BBM secara umum mengalami penurunan sekitar 26 persen, saat ini penurunannya berkurang menjadi sekitar 16 persen dibanding rerata konsumsi normal," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2020).

Baca juga: Soal Kasus Jiwasraya, Ini Kata Ketua OJK

Lebih lanjut Fajriyah menjelaskan, jelang semester kedua 2020 dengan kebijakan transisi new normal, konsumsi gasoline tercatat 78.820 KL per hari, sementara konsumsi gasoil mencapai 34.990 ribu KL per hari.

"Untuk mendorong tingkat penjualan sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan tugas untuk menyediakan energi, Pertamina tetap mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri, sehingga seluruh SPBU tetap beroperasi melayani konsumen baik pada masa PSBB, New Normal maupun Normal," tuturnya.

Selain itu, Fajriyah memastikan, berbagai program promosi cashback tetap dilanjutkan sebagai bentuk stimulus kepada konsumen.

"Pemulihan ekonomi di sejumlah wilayah belum merata. Kami masih terus memantau perkembangan pandemi Covid 19. Namun untuk memastikan kebutuhan energi terpenuhi, Pertamina tetap mendistribusikan BBM ke seluruh pelosok negeri, sehingga seluruh SPBU tetap beroperasi melayani konsumen baik pada masa PSBB, New Normal maupun Normal," ucapnya.

Baca juga: Saham Facebook Rontok 8 Persen, Ini Penyebabnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X