Besok, Jasa Marga Kembali Lakukan Pemeliharaan Jalan Tol Jagorawi

Kompas.com - 03/07/2020, 20:46 WIB
Jasa Marga kembali lakukan pemeliharaan Jalan Tol Jagorawi Jasa MargaJasa Marga kembali lakukan pemeliharaan Jalan Tol Jagorawi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melakukan pemeliharaan jalan atau rekonstruksi di beberapa ruas Jalan Tol Jagorawi.

Lokasi pemeliharaan jalan terletak di kilometer 11+955 hingga Km 12+155 lajur 1 sepanjang 200 meter dan Km 12+515 - Km 12+765 lajur 1 sepanjang 250 meter arah Ciawi dengan total panjang 450 meter.

Pekerjaan rekonstruksi tersebut akan dilakukan pada 4 Juli hingga 11 Juli 2020, mulai pukul 22.00 WIB - 06.00 WIB. Hal ini disampaikan Marketing dan Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Irra Susiyanti.

Baca juga: Penjelasan PLN Soal Tagihan Listrik yang Kembali Membengkak

"Semua lajur (selain lajur 1) dapat digunakan sebagai jalur lalu lintas selama pekerjaan berlangsung, kecuali pada pukul 21.00-06.00 WIB. Bahu luar lajur 1 dan sebagian lajur 2 pada lokasi pemeliharaan dan rekonstruksi jalan akan digunakan sementara untuk akses alat berat dan kegiatan pengecoran beton," katanya melalui keterangan tertulis, Jumat (3/7/2020).

Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta memastikan terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol Jagorawi.

Mengantisipasi kepadatan yang mungkin terjadi, Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, dan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional berupa contra flow.

Dari titik Km 08+000 hingga Km 17+000 arah Ciawi. Mulai Senin-Jumat, pukul 15.30 WIB - 21.00 WIB atau sampai seluruh pekerjaan pemeliharaan dan rekonstruksi jalan tol ini selesai.

Baca juga: Meski Era Normal Baru Aktivitas Lalu Lintas Harian Masih Rendah

Jasamarga Metropolitan Tollroad juga menyiapkan rambu-rambu untuk pengamanan serta menyiagakan petugas pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

"Sebagai langkah antisipasi penyempitan atau gangguan jalur sebagai dampak dari pekerjaan," ujarnya.

Hingga akhir Juni 2020, Jasamarga Metropolitan Tollroad sebagai pengelola Jalan Tol Jagorawi, bersama dengan PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) telah menyelesaikan pekerjaan rekonstruksi Ruas Tol Jagorawi sepanjang 2166,77 meter.

Baca juga: Stasiun Bogor dan Cilebut Tak Akan Layani Pembelian Tiket Harian Setiap Senin



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Gelar Pelatihan Pemasaran dan Manajemen Produk Halal UMKM

Pemerintah Gelar Pelatihan Pemasaran dan Manajemen Produk Halal UMKM

Whats New
Kuartal III 2020, BTPN Syariah Salurkan Pembiayaan Produktif Rp 9,1 Triliun

Kuartal III 2020, BTPN Syariah Salurkan Pembiayaan Produktif Rp 9,1 Triliun

Whats New
Lembaga Pengelola Investasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2021

Lembaga Pengelola Investasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2021

Whats New
Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Belum Beli Pelatihan, Kepesertaan Bisa Dicabut

Peserta Kartu Prakerja Gelombang 9 Belum Beli Pelatihan, Kepesertaan Bisa Dicabut

Whats New
Sistem Pensiun Indonesia Grade C, Sama dengan Korsel dan Spanyol

Sistem Pensiun Indonesia Grade C, Sama dengan Korsel dan Spanyol

Whats New
Ada Gadai Efek, Pinjaman ke Pegadaian Bisa hingga Rp 20 Miliar

Ada Gadai Efek, Pinjaman ke Pegadaian Bisa hingga Rp 20 Miliar

Earn Smart
Ini Rencana Kemenhub Bantu Distribusi Logistik Kawasan Lumbung Pangan Nasional

Ini Rencana Kemenhub Bantu Distribusi Logistik Kawasan Lumbung Pangan Nasional

Whats New
Indika Energy Terbitkan Surat Utang Rp 6,61 Triliun, Buat Apa?

Indika Energy Terbitkan Surat Utang Rp 6,61 Triliun, Buat Apa?

Whats New
Wamen BUMN Ungkap “Penyakit” Lama yang Menggerogoti Garuda Indonesia

Wamen BUMN Ungkap “Penyakit” Lama yang Menggerogoti Garuda Indonesia

Whats New
Jadi Holding BUMN Asuransi, IFG Kelola Aset Rp 72,5 Triliun

Jadi Holding BUMN Asuransi, IFG Kelola Aset Rp 72,5 Triliun

Whats New
BI-OJK Sepakati Aturan Terkait Pinjaman Likuiditas untuk Perbankan

BI-OJK Sepakati Aturan Terkait Pinjaman Likuiditas untuk Perbankan

Whats New
Dapat SMS Penerima BLT UMKM? Ini Kata Kemenkop UKM

Dapat SMS Penerima BLT UMKM? Ini Kata Kemenkop UKM

Whats New
Wapres Minta RI Bukan Lagi Konsumen, Tapi Produsen Produk Halal

Wapres Minta RI Bukan Lagi Konsumen, Tapi Produsen Produk Halal

Whats New
Resign di Tengah Pandemi, Wim Jadi 'Tukang Sayur' Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Resign di Tengah Pandemi, Wim Jadi "Tukang Sayur" Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Smartpreneur
Menkop Teten: Biaya Jadi Tantangan UMKM Mengakses Sertifikasi Halal

Menkop Teten: Biaya Jadi Tantangan UMKM Mengakses Sertifikasi Halal

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X