Di Tengah Pandemi, Investasi Mata Uang Kripto Menguntungkan?

Kompas.com - 14/07/2020, 18:13 WIB
Ilustrasi mata uang kripto. SHUTTERSTOCKIlustrasi mata uang kripto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah mata uang digital ( cryptocurrency) terus menunjukkan kinerja positif di tengah perlambatan ekonomi imbas pandemi covid-19.

Dogecoin dan aurora misalnya, dua aset kripto ini masing-masing mengalami kenaikan hampir 100 persen dan 300 persen dalam satu hari perdagangan.

Kondisi ini kian melengkapi bersinarnya mata uang digital di masa pandemi dan kenormalan baru (new normal). Pada awal pandemi merebak di Maret 2020, bitcoin juga mencatat kinerja moncer.

Baca juga: Binance dan Tokocrypto Perdagangkan Aset Kripto Berbasis Rupiah

Harga bitcoin sempat melambung dari Rp 64 juta menjadi sekitar Rp 135 juta, dan bertahan di kisaran Rp 130 juta saat ini.

CEO Indonesia Digital Asset Exchange (Indodax) Oscar Darmawan mengatakan, performa mata uang digital di tengah pandemi seperti saat ini bisa membantu mendorong geliat perekonomian.

Investor dan trader bisa memanfaatkan momentum ini untuk meraup keuntungan dan menutup kerugian akibat penurunan (sideway) kinerja produk investasi lain imbas wabah covid-19.

"Investor dan trader akan beralih ke tempat yang lebih menarik untuk membantu meningkatkan pendapatan mereka, salah satunya cryptocurrency. Sekarang kita melihat tren berbagai kripto lain ikut mengalami kenaikan bergantian. Hampir setiap minggu ada koin yang diperdagangkan di Indodax mengalami kenaikan 100 persen," ujar Oscar dalam keterangan tertulis, Selasa (14/7/2020).

Baca juga: Usai Corona, Penggunaan Blockchain dan Aset Kripto Makin Meningkat?

Menurut Oscar, masih ada mata uang digital lainnya yang berpotensi mengalami kenaikan harga secara fantastis. Hal ini terjadi seiring meningkatnya permintaan mata uang digital karena infrastruktur dompet aset kripto ( blockchain) yang semakin berkembang.

Oscar juga sepakat dengan para analis Amerika Serikat (AS) yang menyatakan harga bitcoin akan terus mengalami peningkatan signifikan pascapandemi berakhir.

"Bitcoin akan mengalami lonjakan harga setelah halving day atau pembatasan supply pada Mei lalu," ucapnya.

Adapun harga aurora di market Indodax meningkat dari Rp 53 per koin pada 12 Juli 2020 menjadi Rp242 pada 13 Juli 2020. Volume transaksi aurora di Indodax juga mencapai lebih dari Rp 70 miliar pada perdagangan pagi ini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X