Simak 3 Tips Ini Sebelum Percayakan Uang ke Perencana Keuangan

Kompas.com - 23/07/2020, 12:09 WIB
Ilustrasi uang psphotographIlustrasi uang

JAKARTA, KOMPAS.com - Nama sebuah perusahaan penyedia jasa perencanaan keuangan, Jouska Indonesia, jadi perbincangan hangat setelah sejumlah kliennya merasa dirugikan hingga puluhan juta akibat penempatan dana yang dinilai serampangan.

Kejadian ini bisa menjadi pelajaran yang bisa dipetik bagi calon investor maupun calon klien yang hendak memercayakan arus keluar masuk keuangan kepada seorang perencana keuangan.

Agar kejadian tidak terulang, simak tips-tips ini untuk mengantisipasi agar keuangan Anda tetap aman.

Baca juga: Tips Mengelola Uang untuk Single Parents di Era New normal

1. Tahu tujuan

Sebelum menghubungi dan meminta bantuan seorang perencana keuangan, ada baiknya Anda menganalisa tujuan Anda terlebih dahulu.

Pasalnya, seorang perencana keuangan hanya bertugas untuk memberikan saran dan masukan untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan. Perencana keuangan bakal mengaturnya dalam buku perencanaan (book plan) dengan target tertentu yang harus dicapai tiap tahunnya.

"Misalnya mau untung besar, untung besar itu berapa? Berapa lama mau dicapai dan untuk apa? Setelah tahu tujuan, kemudian dibicarakan dengan perencana keuangan. Kalau tidak, perencana keuangan tidak bisa kasih saran," kata perencana keuangan, Eko Endarto kepada Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Baca juga: 6 Cara Mengajarkan Anak untuk Melek Keuangan

2. Bandingkan

Sama halnya dengan produk investasi maupun produk asuransi, calon klien harus membandingkan perusahaan-perusahaan perencana keuangan.

Setiap perusahaan perencanaan keuangan ada kelebihan dan kekurangan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, situasi, dan kondisi calon klien.

"Tolong dibandingkan dengan yang lain. Tanya-tanya dengan orang lain, lihat pengalamannya, dan sebagainya," papar Eko.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X