Ahok: Kalau Mau Jadi Pemimpin Harus Berani Pasang Badan untuk Orang Banyak

Kompas.com - 26/07/2020, 11:54 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARMantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Tempo, Palmerah, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mendorong generasi muda atau milenial perseroan untuk menanamkan jiwa kepimpinan sedari dini.

Di hadapan karyawan milenial Pertamina, Ahok menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan dalam operasional perseroan. Pasalnya, sifat tersebut dinilai akan mampu memfasilitasi kepentingan bersama perseroan.

"Kalau mau jadi pemimpin, anda harus berani tanggung jawab dan berani pasang badan untuk orang banyak. Karena keuntungan orang banyak juga keuntungan kamu," ujarnya, dalam video yang diunggah akun resmi Pertamina, Minggu (26/7/2020).

Baca juga: Ahok Sebut Karyawan di Bawah 40 Tahun Bisa Jabat Direksi Pertamina, Ini Syaratnya

Dengan jiwa kepemimpinan dan pengalaman yang dimiliki karyawan milenial, Ahok menyebutkan, karyawan di bawah usia 40 tahun dengan masa kerja lebih dari 10 tahun diharapkan sudah bisa memasuki jajaran direksi Pertamina.

"Saya butuh 3.000 agen perubahan, dan saya harap anak-anak di bawah 40 (tahun) ini, sudah kerja 10 tahun lebih di Pertamina, sudah bisa jabat direksi semua," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, selain memiliki jiwa kepemimpinan, untuk dapat menduduki posisi direksi, diperlukan figur yang memiliki empati tinggi. Dengan demikian, figur tersebut akan mampu memprioritaskan kepentingan bersama, ketimbang pribadi.

"Yang kita butuhkan apa? Integritas punya empati dan punya keberanian tentu untuk kepentingan Pertamina," kata dia.

Baca juga: Ahok Tawarkan Restrukturisasi Jabatan Bisa Diisi Orang Pertamina

Menurutnya, hal tersebut menjadi penting untuk terus menggenjot pendapatan perseroan. Meningkatnya pemasukan perusahaan plat merah tersebut, diyakini akan memberikan keuntungan bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat Indonesia.

"Kita berkumpul bersama, satu tujuan, memajukan Pertamina. Membuat pertamina kaya raya. Nah, Pertamina kaya raya, seluruh stakeholder pasti kaya, kita juga pasti kaya, pemerintah pasti kaya, rakyat pasti kaya," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X