Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ahok: Kalau Mau Jadi Pemimpin Harus Berani Pasang Badan untuk Orang Banyak

Kompas.com - 26/07/2020, 11:54 WIB
Rully R. Ramli,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisaris PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mendorong generasi muda atau milenial perseroan untuk menanamkan jiwa kepimpinan sedari dini.

Di hadapan karyawan milenial Pertamina, Ahok menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan dalam operasional perseroan. Pasalnya, sifat tersebut dinilai akan mampu memfasilitasi kepentingan bersama perseroan.

"Kalau mau jadi pemimpin, anda harus berani tanggung jawab dan berani pasang badan untuk orang banyak. Karena keuntungan orang banyak juga keuntungan kamu," ujarnya, dalam video yang diunggah akun resmi Pertamina, Minggu (26/7/2020).

Baca juga: Ahok Sebut Karyawan di Bawah 40 Tahun Bisa Jabat Direksi Pertamina, Ini Syaratnya

Dengan jiwa kepemimpinan dan pengalaman yang dimiliki karyawan milenial, Ahok menyebutkan, karyawan di bawah usia 40 tahun dengan masa kerja lebih dari 10 tahun diharapkan sudah bisa memasuki jajaran direksi Pertamina.

"Saya butuh 3.000 agen perubahan, dan saya harap anak-anak di bawah 40 (tahun) ini, sudah kerja 10 tahun lebih di Pertamina, sudah bisa jabat direksi semua," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, selain memiliki jiwa kepemimpinan, untuk dapat menduduki posisi direksi, diperlukan figur yang memiliki empati tinggi. Dengan demikian, figur tersebut akan mampu memprioritaskan kepentingan bersama, ketimbang pribadi.

"Yang kita butuhkan apa? Integritas punya empati dan punya keberanian tentu untuk kepentingan Pertamina," kata dia.

Baca juga: Ahok Tawarkan Restrukturisasi Jabatan Bisa Diisi Orang Pertamina

Menurutnya, hal tersebut menjadi penting untuk terus menggenjot pendapatan perseroan. Meningkatnya pemasukan perusahaan plat merah tersebut, diyakini akan memberikan keuntungan bagi seluruh pihak, khususnya masyarakat Indonesia.

"Kita berkumpul bersama, satu tujuan, memajukan Pertamina. Membuat pertamina kaya raya. Nah, Pertamina kaya raya, seluruh stakeholder pasti kaya, kita juga pasti kaya, pemerintah pasti kaya, rakyat pasti kaya," ucapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Aturan Impor Direvisi, Dunia Usaha: Terima Kasih Pemerintah...

Aturan Impor Direvisi, Dunia Usaha: Terima Kasih Pemerintah...

Whats New
Malaysia Mulai Pangkas Subsidi Solar, Hemat Rp 12,7 Triliun Setahun

Malaysia Mulai Pangkas Subsidi Solar, Hemat Rp 12,7 Triliun Setahun

Whats New
63 Persen Gen Z Sebut Lebih Penting Bawa Smartphone Ketimbang Dompet, Berikut Alasannya

63 Persen Gen Z Sebut Lebih Penting Bawa Smartphone Ketimbang Dompet, Berikut Alasannya

BrandzView
Harga Bitcoin Intip Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Harga Bitcoin Intip Level Tertinggi Sepanjang Sejarah

Whats New
Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Emiten Ritel RANC Absen Bagi Dividen, Ini Sebabnya

Whats New
Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Dukung Ekosistem Urban Terintegrasi, Bank Mandiri Perkuat Kemitraan dengan Lippo Group

Whats New
OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap 'Cross Ownership'

OJK: Proses Merger Bank MNC dan Nobu Masih Lanjut, Saat Ini Tahap "Cross Ownership"

Whats New
Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Kondisi Perekonomian Global Membaik, BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen

Whats New
Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Indonesia Mampu Menghasilkan Karet Lebih Besar daripada Amerika Serikat

Whats New
Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Citi Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 665,9 Miliar pada Kuartal I-2024

Whats New
Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Perkebunan Karet Besar di Indonesia Banyak Dijumpai di Mana?

Whats New
Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Hampir 10 Juta Gen Z Nganggur, Menyingkap Sisi Gelap Generasi Z

Whats New
Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Ada Relaksasi Aturan Impor, Menkop Berharap Bisnis UMKM Tidak Terganggu

Whats New
Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Pesawat SQ321 Alami Turbulensi, Ini Kata CEO Singapore Airlines

Whats New
10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

10 Daerah Penghasil Karet Terbesar di Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com