Kemenhub Prediksi Kemacetan Saat Arus Balik Libur Idul Adha Besok

Kompas.com - 01/08/2020, 21:32 WIB
Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp. Yulius Satria WijayaKendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari raya Idul Adha 1441 Hijriah sekaligus menjadi masa libur panjang. Dampaknya, terjadi kepadatan arus lalu lintas yang cukup signifikan sebab dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke luar daerah.

Kepadatan tersebut dilaporkan mulai meningkat sejak Senin 27 Juli 2020. Data Kementerian Perhubungan ( Kemenhub), tercatat kenaikan sebesar 0,3 persen atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020 dan 7,4 persen atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020.

Kemudian, 18 persen atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.

Baca juga: Momen Idul Adha, 345.575 Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang ingin kembali ke Jabodetabek atau Jakarta khususnya untuk memperhatikan informasi tingkat kepadatan lalu lintas di ruas jalan.

Budi menyatakan, sebaiknya masyarakat melakukan perjalanan balik pada hari ini, Sabtu (1/8/2020).

"Serta menghindari perjalanan di hari puncak kemecetan yang di prediksi akan cukup tinggi pada Minggu malam hari tanggal 2 Agustus," kata Budi dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Terkait dengan protokol kesehatan, Kemenhub dan instansi lain yang bertugas di pos-pos penjagaan juga terus memonitor jumlah penumpang pada kendaraan, menghimbau untuk menggunakan masker serta memeriksa suhu pada penumpang.

Baca juga: Pertamina Jamin Ketersedian BBM di SPBU Tol Japek

Budi juga menjelaskan, bagi para pengemudi truk sumbu 3 ke atas dapat menghindari penggunaan tol Trans Jawa, mulai dari ruas Semarang sampai dengan Jakarta karena akan diprioritaskan untuk kendaraan pribadi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X